,

Cara Budidaya Belut Air Bersih yang Menguntungkan

by -8 views
Cara Budidaya Belut Air Bersih
Cara Budidaya Belut Air Bersih

Salah satu jenis ikan air tawar yang memiliki fisik unik adalah belut. Belut adalah jenis ikan yang memiliki sirip punggung dan sangat licin ketika dipegang karena mengandung lendir. Nah pada kesempatan ini kita akan membahas terkait cara budidaya belut air bersih yang menguntungkan.

Jika Anda penasaran bagaimana cara memulai ternak belut, silahkan simak pembahasan ini hingga selesai;

Tahapan Cara Budidaya Belut Hingga Panen

Cara Budidaya Belut Air Bersih
Cara Budidaya Belut Air Bersih

Ketika ingin memulai usaha ternak tentu Anda perlu mengetahui bagaimana cara suksesnya. Karena jika asal-asalan hal itu malah bisa merugikan. Berikut step by step cara budidaya belut rumahan:

1. Membuat Kolam

Salah satu hal penting di dalam budidaya belut adalah membuat kolam yang layak. Anda dapat membuat kolam dari terpal karena memiliki harga yang relatif murah serta lebih efisien.

Kolam terpal dapat dibuat dengan sangat praktis dan juga bisa dipindah-pindahkan. Berikut hal-hal yang ikan ketika membuat kolam:

  • Buatlah sebanyak 5 kolam
  • Ukuran kolam masing-masingnya 3 x 2 Meter
  • Kolam pertama berfungsi untuk pembuahan benih
  • Kolam kedua berfungsi si untuk pembesaran belut yang sudah berukuran 1 sampai 2 cm dengan kapasitas belut 500 per m2.
  • Kolom ketiga difungsikan untuk menampung belut remaja berukuran 3 sampai 5 cm, kapasitas 250 ekor belut per meter persegi.
  • Kolam ke-4 ikan untuk menampung belut berukuran 5-8 cm sampai hai mencapai 15-18 cm, berkapasitas 50 ekor belut per meter persegi.
  • Kolom terakhir digunakan untuk belut dewasa yang berukuran 15- 20 cm sampai 30 – 40 cm, kapasitasnya 25 ekor belut per meter persegi.

Pemisahan belut berdasarkan ukurannya untuk menghindari sifat kanibalisme yang dimiliki oleh belut itu sendiri. Karena khawatir jika dicampur maka belut belut besar akan memangsa belut yang kecil.

2. Persiapkan Air

Selain kolam Anda juga perlu memperhatikan kebersihan air. Kualitas air juga mempengaruhi pertumbuhan belut yang dibudidayakan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mempersiapkan air:

  • Suhu air harus berada di Kisaran 25 hingga 28 derajat Celcius.
  • PH keasaman air sebaiknya berada di angka 5 sampai 7
  • Pastikan air tidak mengandung zat-zat yang berbahaya.
  • Jika Anda menggunakan air yang berasal dari PDAM, diamkan air selama 2 hingga 3 hari sebelum bibit belut dimasukkan untuk menetralkan kaporit dan kandungan berbahaya di dalam air.
  • Buatlah sirkulasi air yang baik karena hal itu juga mempengaruhi pertumbuhan belut.
  • Kelola air dengan pompa air, inkubator dan lain sebagainya.
    Jika Anda tidak memiliki alat untuk membantu sirkulasi, maka usahakan untuk mengganti air setiap 2 atau 3 hari sekali.

3. Memilih Bibit Belut

Memilih bibit belut juga harus diperhatikan terkait kualitasnya. Pilihlah bibit yang memang bagus yang bisa tumbuh secara maksimal. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memilih bibit belut;

  • Bibit belut yang baik berukuran 5 sampai 7 cm
  • Pilihlah bibit belut dengan ukuran yang seragam, hal itu berguna untuk menghindari sifat kanibalisme.
  • Pastikan bibit belut bergerak lincah, tidak lemas, dan juga tidak memiliki lecet atau luka-luka.
  • Saran dari kami tanyakanlah tempat memilih belut yang baik kepada ada keluarga atau teman Anda yang sudah berpengalaman.
  • Carilah tempat pembelian bibit yang terpercaya dan menjamin kualitas belutnya.

4. Memberi Pakan

Proses selanjutnya yang tidak kalah penting adalah memberi makan untuk pertumbuhan belut. Berikut yang yang perlu diperhatikan ketika memberi pakan;

  • Dalam sehari Anda dapat memberikan pakan belut sebanyak 2 kali
  • Makanan utama belut adalah cacing lor, ikan guppy, kecebong, ulat Hongkong, keong, daphnia atau bisa juga memberikan pakan por.
  • Makanan alternatif Belut bisa diberikan pelepah pisang, daun pisang, sosis rijek, ampas tahu dan lain sebagainya.
  • Pastikan Anda memberikan pakan belut secara teratur dan tidak berlebihan.

5. Proses Memanen Belut

Anda dapat memanen belut jika telah berumur 3,5 hingga 4 bulan. Rata-rata di usia itu belut sudah mencapai 30 sampai 40 cm dan warna belut juga sudah coklat gelap.

Untuk bisa menangkap belut gunakan serok atau peralatan lainnya. Akan tetapi pastikan terlebih dahulu untuk mengurangi debit air yang ada di kolam hingga air benar-benar.

Cara Budidaya Belut Air Bersih
Cara Budidaya Belut Air Bersih

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang cara budidaya belut air bersih yang bisa dicoba. Anda juga dapat menggunakan teknik budidaya belut di drum untuk menghemat space ruangan.
Terima kasih telah membaca pembahasan ini dan baca juga artikel lain terkait Peluang Bisnis Ikan Laut Beku, Kiat Memulai dan Cerita Suksesnya.