, ,

Cara Menanam Hidroponik Cabe yang Mudah Dipraktekan

by -20 views
Cara Menanam Hidroponik Cabe
Cara Menanam Hidroponik Cabe

Dengan adanya sistem budidaya hidroponik memungkinkan setiap orang untuk menanam cabe di lahan yang terbatas. Jika sebelumnya kami telah membahas terkait manfaat hidroponik, berikut kami akan memberikan tutorial cara menanam hidroponik cabe.

Cara dibawah ini terbilang mudah dan bisa dikerjakan oleh siapapun. Nah jika Anda penasaran bagaimana cara menanamnya, silahkan simak pembahasan ini hingga selesai;

Cara Menanam Cabe dengan Sistem Hidroponik

Cara Menanam Hidroponik Cabe
Cara Menanam Hidroponik Cabe

Sebagai informasi disini kami akan memberikan tips bagaimana cara menanam hidroponik baik untuk konsumsi pribadi atau untuk dijual. Berikut tahapan-tahapannya:

1. Memilih Bibit Cabe

Ini adalah hal yang sangat penting sebagai langkah awal untuk menanam cabe yang berkualitas. Tentunya dalam pemilihan bibit cabe dibutuhkan keahlian untuk membedakan mana yang unggul atau tidak, berikut ciri-ciri yang bisa dijadikan patokan:

  • Lebih cepat panen
  • Mempunyai produktivitas yang tinggi
  • Mampu bertahan dari serangan penyakit maupun hama
  • Tingkat kepedasan baik
  • Bibit bisa disimpan dalam jangka waktu lama
  • Hasil panen cabe sesuai dengan permintaan konsumen.

Selain itu itu terdapat dua jenis cabe yang dapat Anda tanam sesuai dengan pilihan;

  • Hibrida; Anda dapat memperoleh bibit hibrida terbaik dari Thailand atau Taiwan. Bibit ini dianggap memiliki keunggulan kualitas yang lebih dibanding cabe lokal.
  • Cabe lokal; untuk mendapatkan bibit lokal terbaik Anda dapat memperolehnya dari Kudus, kembang, atau Tanah Karo Sumatera. Keunggulan bibit ini ini sangat mudah dibudidayakan kan di kondisi tanah dan iklim Indonesia.

Beberapa pilihan benih unggul cabe yang dapat Anda budidayakan antara lain adalah;

  • CH3 IPB (cabe merah)
  • Prabu F1 (cabe merah)
  • Taruna (cabe rawit)
  • Bara (cabe rawit)
  • Hot Beauty (cabe merah)
  • TM 999 (cabai merah)
  • Wibawa F1 (cabe merah)
  • Senopati F1 (cabe merah)

2. Teknik Penyemaian

Untuk mendapatkan kesempatan berkembang serta hidup yang lebih tinggi, cabe memerlukan penyemaian. Karenanya, Anda perlu melakukan kontrol serta perawatan secara ketat dan maksimal.
Berikut tahapan-tahapan dalam memperlakukan proses penyemaian dengan benar;

  • Terlebih dahulu silahkan untuk mempersiapkan polybag dengan ukuran kecil, petakan tanah dan juga baki.
  • Jangan lupa untuk menyediakan media semai yang dapat dibuat dari tanah humus, pupuk kandang dan arang sekam.
  • Dalam proses pembuatan media semai buatlah campuran di atas dengan perbandingan 3:1:1.
  • Setelah Anda selesai membuat media semai kemudian masukkan ke dalam polybag. Perhatikan jangan sampai terlalu penuh.
  • Selanjutnya adalah memasukkan bibit yang telah dipersiapkan.
  • Agar cabe dapat tumbuh maksimal Jangan lupa untuk memberikan ruang yang cukup lebar dalam media semai.
  • Lakukan penyiraman pada pagi dan sore hari di area media semai.
  • Jika sudah berumur 25 hingga 30 hari dan tunas telah tumbuh berarti sudah siap untuk dipindahkan ke media tanam.

3. Mempersiapkan Media Tanam

Langkah ketiga dalam mempersiapkan media tanam, dan Anda tidak perlu mempersiapkan lahan yang luas. Metode hidroponik ini sangat efisien terhadap masalah terbatasnya lahan. Berikut tahapannya;

  • Untuk membuat media tanam ini dapat menggunakan campuran cocopeat, arang sekam serta wadah yang akan digunakan.
  • Anda dapat menggunakan wadah ini dari botol minuman bekas. Buatlah botol tersebut seperti pada gambar dibawah;
From Kutanam.com
  • Setelah membuat wadah untuk media tanam langkah terakhir adalah membuat sumbu, baik itu menggunakan kain flanel ataupun sumbu kompor.

4. Menanam Bibit Cabe

Setelah berhasil membuat media tanam, tahapan selanjutnya Anda perlu menanam bibit cabe. Sebelum memasukkan bibit cabe ke media tanam pastikan bahwa usianya sudah masuk 25-30 hari.
Di tahapan ini Anda harus berhati-hati melakukannya, karena bisa saja bibit cabe rusak dan gagal tumbuh. Pastikan cabe harus benar-benar bersih dan tidak ada media semua yang ikut terbawa.

Lakukan penyucian dengan air bersih agar media semai terpisah dengan bibit cabe. Setelah itu silahkan letakkan bibit cabe di media tanam yang telah dibuat pada tahapan sebelumnya. Pilihlah lokasi yang terkena sinar matahari secara langsung.

5. Kebutuhan Nutrisi

Anda juga perlu memperhatikan kebutuhan nutrisi cabe hidroponik. Hal itu agar cabe dapat tumbuh secara maksimal dan hasil panen sesuai dengan harapan.

Pemberian nutrisi tambahan dapat dilakukan ketika cabe memasuki usia 5 hingga 7 hari setelah proses pemindahan. Hindari untuk memberikan nutrisi tambahan ketika cabe belum lama dipindah ke media tanam, karena hal itu cukup beresiko terhadap pertumbuhan cabai.

Penutup

Hidroponik menjadi metode pertanian yang lebih efisien untuk memanfaatkan lahan yang terbatas. Pelajari secara mendalam terkait metode hidroponik agar tanaman yang dibudidayakan bisa tumbuh dengan baik.

Hidroponik dianggap sebagai metode alternatif untuk bercocok tanaman, ketahui bagaimana cara menanam hidroponik cabe secara lengkap dalam pembahasan ini.