,

Cara Ternak Ayam Potong yang Benar dan Menguntungkan

by -4 views
Cara Ternak Ayam Potong
Cara Ternak Ayam Potong

Pada artikel sebelumnya kita telah membahas beberapa rekomendasi ternak yang menguntungkan. Nah pada kesempatan ini kami akan memberikan informasi mendetail terkait cara ternak ayam potong.
Jika Anda tertarik untuk memulai usaha ternak ayam silahkan simak pembahasan ini hingga selesai;

Jenis-jenis Ayam Potong yang Bisa Dibudidayakan

Cara Ternak Ayam Potong
Cara Ternak Ayam Potong

Mengingat jumlah produksi ayam kampung yang tidak dapat mencukupi permintaan konsumen, maka diperlukan untuk budidaya ayam broiler (ayam potong). Berikut adalah jenis-jenis ayam broiler yang bisa Anda budidayakan;

  • Ayam ross

Jenis ayam ini dikembangkan agar dapat memperoleh FCR yang efisien. Bukan hanya itu daya tahan hidup ayam ini lebih baik serta pertumbuhannya yang tergolong cepat.

  • Hybro

Jenis ayam broiler Hybro dalam proses pengembangannya fokus terhadap ketahanan daya hidup. Di daerah tropis ayam ini memiliki performa baik serta tahan terhadap serangan penyakit ascites.

  • Ayam cobb

Ayam cobb itu begitu populer di lebih 60 negara. Pengembangan ayam broiler ditunjukkan untuk memperbaiki performa rasio ketika pemberian pakan. Genetik Ayam cobb juga dikembangkan untuk bentuk daging dada.

Cara Budidaya Ayam Potong

Cara Ternak Ayam Potong
Cara Ternak Ayam Potong

Di atas kita telah membahas berbagai jenis ayam broiler atau ayam potong yang bisa dibudidayakan. Nah berikut ini adalah beberapa tahapan yang bisa Anda ikuti untuk membudidayakan ayam:

1. Mempersiapkan kandang

Buatlah kandang yang layak untuk ayam serta memiliki lokasi yang strategis. Maksudnya lokasi strategis adalah mudah di akses transportasi sehingga mudah dijangkau.

Sebisa mungkin membuat kandang jauh dari tempat yang bising. Karena ayam memiliki aroma yang kurang sedap sebaiknya untuk meletakkan kandang jauh dari pemukiman penduduk.

Berikut 2 jenis kandang yang bisa Anda buat;

  • Kandang berbentuk panggung

Untuk membuat kandang berbentuk panggung memang membutuhkan biaya yang relatif mahal. Akan tetapi kelebihannya kandang ini tidak mudah kotor serta mudah dibersihkan.

  • Kandang tanpa panggung

Pada umumnya orang-orang yang berternak ayam potong menggunakan jenis kandang ini. Biaya pembuatan kandang tanpa panggung relatif lebih murah serta mudah untuk dibuat.

2. Pemilihan bibit unggul

Hal yang sangat penting ketika memulai budidaya ternak ayam adalah memilih bibit yang unggul. Nah dalam pemilihan bibit unggul Ini Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut:

  • Bibit harus memiliki tubuh yang bulat, gemuk atau berisi.
  • Pilih bibit yang memiliki gerakan yang aktif, sehat dan tidak mengalami cacat fisik atau sakit.
  • Daerah di sekitar anus tidak kotor, mata tajam, dan hidung juga bersih.
  • Bulu dari bibit ayam unggul tidak terlihat kusam, sehat, dan mengkilap.

3. Melakukan pemberian pakan

Selain memilih bibit ayam yang unggul Anda juga perlu memberi pakan yang berkualitas. Perhatikan juga terkait jadwal pemberian pakan serta kandungan gizi didalamnya.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka ayam perlu diberikan nutrisi yang baik. Anda dapat memberikan pakan ayam potong dengan metode adlibilitum.

Metode adlibilitum adalah cara pemberian pakan yang tanpa batas dan selalu tersedia. Karena itu itu Anda perlu melakukan pengecekan secara rutin terkait ketersediaan pakan di dalam kandang.
Jenis pakan yang dapat diberikan ke ayam potong berupa pelet, bentuk tepung, atau juga crumbles.

4. Proses pemeliharaan

Proses pemeliharaan ayam juga tidak kalah penting untuk selalu diperhatikan agar ayam dapat tumbuh secara maksimal. Rangkaian proses tersebut dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Bibit ayam pada hari ke-7 dimasukkan ke inkubator, atau dapat melakukan cara ini dengan metode indukan.
  • Kemudian berikan air hangat serta pakan yang cukup.
  • Selanjutnya suhu pada inkubator dapat dikurangi pada minggu kedua, pada tahapan ini jenis pakan masih sama menggunakan crumbles.
  • Nah pada minggu ketiga, bibit ayam yang mulai tumbuh tidak memerlukan lagi pemanas.
  • Bulu-bulu ayam tersebut kemudian mulai tumbuh pada minggu ke-4.
  • Pada tahapan ini maka kebutuhan akan bertambah hingga dua kali lipat.
  • Minggu selanjutnya karena ayam sudah menghasilkan kotoran maka Anda harus membersihkan kandang secara rutin.

5. Proses pemanenan

Tahap terakhir ini Anda juga tidak boleh sembarangan, lakukanlah cara pemanenan secara sistematik. Penangkapan ayam potong dapat dilakukan dengan cara bertahap, hindari untuk menangkap ayam secara bersamaan.

Karena memang hal itu dapat menyebabkan ayam lemas, atau jika ayam bertumpuk di sudut kandang dikhawatirkan ada ayam yang mati.

6. Melakukan sanitasi hama kandang

Jika ayam telah dipanen kemudian dijual, maka lakukanlah sanitasi sama kandang. Hal ini dapat dilakukan dengan pengapuran pada bagian lantai serta dinding kandang.

Selain itu Anda juga perlu memberikan semprotan formalin untuk membunuh bibit penyakit. Kemudian Diamkan selama kurang lebih 10 hari sebelum ada bibit ayam baru dimasukkan.

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang cara ternak ayam potong yang dapat Anda kerjakan. Semoga pembahasan ini bermanfaat dan menambah ide peluang usaha untuk kita semua. Terima kasih!