Ingin Buka Usaha Kecil Yang Menjanjikan? Yuk, Jualan Donat!

by -64 views
Ide Jualan Donat Untuk Usaha Kecil

Donat adalah salah satu makanan popular yang mudah ditemui di berbagai negara dengan  berbagai macam variasinya. Tak lekang oleh waktu, donat selalu digemari oleh berbagai usia. Karena itu, tak salah jika banyak orang menganggap donat adalah usaha kecil yang menjanjikan, karena tidak memerlukan modal besar untuk memulainya. Donat juga merupakan salah satu produk yang tepat jika Anda berniat memulai usaha makanan rumahan online.

Roti manis yang digoreng dengan lubang di tengah ini diklaim oleh pedagang asal Amerika bernama Hanson Gregory sebagai kreasinya pada tahun 1847. Hanson mengaku memakan roti goreng dalam perjalanan bisnisnya dan tidak sreg dengan bagian tengah roti yang tidak matang. Dia punya ide membuang dan melubangi bagian tengah adonan. Ide Hanson disambut baik oleh banyak orang, karena lubang di tengah  memudahkan roti untuk matang secara merata.

Klaim Handon Gregory mendapat bantahan dari mereka yang percaya pada teori yang mengatakan donat dibawa ke Amerika Utara oleh imigran dari Belanda.

Tak peduli mana yang benar, kita tetap bisa sepakat bahwa makin hari donat semakin populer termasuk di Indonesia. Donat bisa ditemui dari warung kecil hingga ke pusat pertokoan besar, disukai oleh anak kecil sampai orang dewasa.

Jadi, mengapa tidak menjual donat sebagai usaha kecil dan mulai dari rumah Anda? Modal yang diperlukan untuk membuat donat hanya berkisar ratusan ribu. Prospeknya menjanjikan, namun tergantung pada kelihaian Anda mencari celah untuk bersaing dengan berbagai donat yang telah ada di pasaran.

Bermacam jenis donat

9 macam donat sebagai inspirasi
usaha kecil yang menjanjikan

Anda bisa memproduksi bermacam-macam donat agar pelanggan tidak bosan, atau fokus pada satu jenis donat inovasi Anda. Berikut 9 macam donat untuk inspirasi usaha kecil Anda.

1. Donat Kentang

Donat kentang di Amerika dibuat dengan kentang tumbuk atau tepung kentang, bukan tepung terigu. Namun di Indonesia, resep donat kentang masih memakai tepung terigu yang dicampur dengan kentang tumbuk atau kentang kukus. Donat kentang bertekstur lebih halus dan lembut dibandingkan donat tanpa campuran kentang.

2. Donat Ubi

Seperti donat kentang Indonesia, donat ubi juga menggunakan tepung terigu hanya saja ditambah ubi kukus yang dihaluskan. Anda bisa menggunakan ubi merah atau ubi ungu untuk mendapatkan warna merah atau ungu yang unyu.

3. Donat Keto

Dari namanya, sudah jelas bahwa donat yang satu ini diperuntukkan bagi para ketogenic atau yang mempraktikkan gaya hidup sehat anti karbo. Bahan dasar donat keto adalah tepung keto yang dibuat khusus untuk diet keto dari bahan-bahan berprotein tinggi. Semakin tinggi peminat diet keto bisa menjadi indikasi bahwa donat keto merupakan salah satu usaha kecil yang menjanjikan untuk Anda coba!

4. Bomboloni

Bomboloni merupakan donat khas Italia. Bomboloni tidak memiliki lubang di tengahnya. Bagian tengah donat tak berlubang ini diberi isian, umumnya selai atau krim custard. Anda juga bisa menaburi permukaan donat dengan gula halus.

5. Oliebollen

Olliebollen donat tradisional Belanda
Olliebollen, donat tradisional dari Belanda

Oliebollen (atau olliebol) adalah roti goreng khas Belanda yang dibentuk seperti bola-bola kecil. Bagian luar oliebollen terasa renyah, lembut di bagian dalam dengan campuran isi kismis. Anda bisa menyajikan olliebollen dengan taburan gula halus.

6. Churros

Meski ada silang sengketa tentang apakah churros termasuk donat atau tidak, masih banyak yang menganggap churros adalah donat karena adonan dan teknik pembuatannya sama. Churros berasal dari Spanyol, dan berbentuk panjang seperti tongkat.

Topping churros tidak dioleskan di atas permukaan seperti donat pada umumnya, atau diisikan ke tengah adonan seperti bomboloni. Untuk menikmati churros, Anda harus mencelupkan churros ke dalam coklat cair. Churros termasuk penganan yang populer di tahun-tahun belakangan ini di Indonesia sehingga ini bisa jadi indikasi sebagai usaha kecil menjanjikan profit yang bagus bagi Anda.

7. Donat mini

Adonan untuk donat mini sama seperti adonan donat pada umumnya, hanya berbeda bentuk agar bisa disantap dengan mudah. Anda juga bisa membuat sate donat dengan merangkai tiga atau empat buah donat mini dengan tusuk sate kambing.

8. Berliner

Donut berliner isi selai
Donut berliner isi selai

Sama seperti bombolini dari Italia, berliner tidak memiliki lubang di tengahnya. Donat yang satu ini berasal dari Jerman. Berliner biasa diisi dengan selai dan bertabur gula halus.

9. Donat Crispy Ala Taiwan

Donat ala Taiwan ini lebih garing daripada varian donat yang lain. Salah satu penjual donat crispy ini di Jakarta menyediakan berbagai isian donat dengan rasa yang tidak terlalu manis. Di Taiwan sana, orang juga membuat sandwich dari donat crispy ini lho. Mungkin Anda tertarik mempopulerkannya di Indonesia?

 

Bisnis kuliner menyediakan peluang yang nyaris tak terbatas bagi mereka yang mau berusaha. Setelah Anda menentukan produk donat seperti apa untuk usaha kecil menjanjikan ini, Anda bisa mempromosikan produk Anda melalui berbagai media. Anda juga bisa menitipkan donat kreasi Anda ke warung, minimarket, atau kantin sekolah.

Untuk donat dengan pasar khusus seperti donat keto, Anda bisa menawarkannya pada komunitas ketogenic yang sekarang banyak bertaburan terutama di kota-kota besar. Jadi, mengapa masih ragu memulai usaha? Yuk, jualan donat!