,

Ini 5 Kepribadian dalam Mengelola Keuangan yang Harus Diketahui

by -7 views
Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan

Setiap orang memiliki cara sendiri untuk mengelola keuangan pribadinya. Apa yang dilakukan oleh seseorang dalam pengelolaan keuangan belum tentu bisa dilakukan oleh orang lain.

Kondisi kita dalam mengelola keuangan tentunya sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan perilaku sehari-hari. Nah berikut ini kita akan membahas terkait beberapa kepribadian orang-orang saat mengelola uang.

5 Kepribadian dalam Mengelola Keuangan

Manajemen Keuangan
Manajemen Keuangan

Ada banyak kepribadian orang dalam mengelola keuangan. Sebagaimana telah disinggung di atas, jika jika kepribadian tersebut sangat dipengaruhi oleh kebiasaan dan perilaku. Berikut ini beberapa perbedaan perilaku setiap individu pengelola keuangan;

1. Si Investor

Tipe kepribadian pertama dalam pengelolaan uang adalah mereka yang memanfaatkan hartanya untuk melakukan investasi. Tentu itu bukan hal yang salah karena Investasi adalah salah satu cara terbaik untuk mengembangkan uang.

Akan tetapi untuk menjadi seorang investor tentunya sangat membutuhkan keterampilan, ilmu dan juga pengalaman. Mereka yang menjadi seorang investor harus mengerti jika yang dilakukannya itu sangat beresiko dan bisa saja mengalami kerugian besar. Karenanya tidak semua orang dapat melakukan hal ini dengan baik.

Nah Jika kamu adalah tipe orang yang seperti ini, atau pun ingin menjadi seperti ini, mulailah sejak sekarang untuk membekali diri dengan ilmu dan pengetahuan yang cukup.

2. Si Penimbun

Kepribadian kedua tipe pengelola keuangan adalah mereka yang gemar menimbun atapun menabung uang. Ini bukanlah sesuatu yang buruk, melainkan bisa menjadi kebiasaan baik.

Akan tetapi perlu diketahui, jika menabung atau menimbun uang tidaklah sesederhana yang terpikirkan. Karena meneabung uang sangat beresiko jika terjadi inflasi.

Secara umum inflasi dapat diartikan sebagai turunnya nilai mata uang. Jika tidak pandai memainkan seni menabung malah bisa merugikan diri sendiri.

Jika anda berencana untuk menabung dengan jangka waktu yang relative lama, ada baiknya tidak menggunakan uang. Investasikan lah uang tersebut dengan membeli emas murni untuk menghindari inflasi.

Walaupun sebenarnya banyak yang tidak mempercayai instrumen investasi, mereka menganggap investasi hanyalah salah satu cara untuk memperoleh kerugian. Mereka lebih memilih instrumen-instrumen tabungan.

Nah lebih baik sifat dan karakter semacam ini untuk tidak dibiarkan saja. Jadilah pribadi yang tidak hanya menyimpan uang, namun simpanlah uang dalam bentuk investasi menguntungkan.

3. Si Fomo dan Loyo

Yang termasuk dari kepribadian ini adalah mereka yang berusaha mengikuti sesuatu yang sedang trending di media sosial ataupun pergaulannya. Walaupun sebenarnya kondisi keuangan mereka tidak begitu mencukupi, tapi mereka mengesampingkan hal tersebut.

Kepribadian semacam ini sebenarnya dapat dikatakan sebagai sebuah penyakit yang harus diwaspadai. Karena bisa saja ini justru menjerumuskan seseorang dan menjadikannya tidak memikirkan terkait masa depan.

Mengikuti sesuatu yang sedang trending tidak semuanya buruk, akan tetapi hal itu perlu diperhitungkan. Jangan sampai hanya karena ingin terlihat keeping up anda malah kesampingkan hal-hal yang jauh lebih penting.

4. Si tidak peduli

Kepribadian selanjutnya ini sebenarnya hanya tidak paham terkait pentingnya mengelola keuangan dengan baik. Kepribadian semacam ini biasanya dimiliki oleh mereka yang pertama kali mendapat pekerjaan sehingga mereka lebih memilih untuk bersenang-senang dengan gaji pertamanya.

Dia belum mengerti betapa pentingnya mengatur keuangan untuk merencanakan masa depan. Jangankan berpikir untuk melakukan investasi mencatat pengeluaran sehari-hari pun tidak dia lakukan.

Barangkali orang semacam ini memiliki pemahaman, “mumpung masih muda”. Dia berpikir bahwa uang yang ia dapatkan adalah sebagai imbalan karena dia telah bekerja keras setiap hari. Jadi wajar uang tersebut untuk digunakan bersenang-senang.

5. Si Pengendali

Nah yang terakhir adalah kepribadian mereka yang selalu memperhitungkan dengan cermat setiap uang yang dimiliki. Bahkan karena sangat cermat dan perhitungan dia tidak sempat untuk menyenangkan diri sendiri. Dia tidak pernah berpikir untuk melakukan achievement terhadap apa yang telah dia dapatkan sejauh ini.

Hal ini sebenarnya tidak bisa disalahkan sepenuhnya karena memang dalam pengelolaan uang kita pun harus cermat dan teliti. Akan tetapi ada baiknya kita pun harus memberi sedikit kesempatan untuk diri sendiri dapat menikmati kesenangan.

Jangan sampai semua yang telah didapatkan tidak pernah dinikmati sehingga kita hanya merasakan letih dan susahnya saja.

Kesimpulan

Demikian pembahasan tentang beberapa kepribadian dalam pengelolaan keuangan. Setelah membaca ulasan di atas, lalu Anda termasuk kepribadian pengelola keuangan?

Semoga pembahasan ini bermanfaat dan baca juga artikel lain terkait 9 Manfaat Investasi untuk Masa Depan