Ini 7 Tips dan Cara Budidaya Bisnis Kelinci

by -8 views
Ini 7 Tips dan Cara Budidaya Bisnis Kelinci

Bisnis kelinci bisa menjadi pilihan usaha yang menguntungkan. Karena itu, ada begitu banyak orang mencari informasi terkait bagaimana cara beternak kelinci yang benar.

Dibanding dengan hewan lain, mamalia satu ini memiliki keunggulan tersendiri, sehingga ini bisa menjadi bisnis yang memiliki prospek tinggi.

Bagaimana cara budidaya bisnis kelinci pedaging?

Ini 7 Tips dan Cara Budidaya Bisnis Kelinci

Berikut adalah beberapa hal yang perlu anda perhatikan ketika membudidayakan kelinci. Hal ini bertujuan agar pebisnis dapat memaksimalkan potensi keuntungan.

1. Pilihlah jenis kelinci yang tepat

Jenis kelinci yang tepat menjadi salah satu kunci sukses di dalam bisnis ini. Karena memang, tidak semua kelinci dapat dijadikan kelinci pedaging.

Hanya ada beberapa jenis yang bisa Anda kembangkan, diantaranya adalah jenis New Zealand White dan Flemish Giant.

2.Memilih indukan

Setelah mengtahui jenis kelinci yang cocok untuk pedaging, sekarang kita memilih indukan yang tepat.

Kelinci pedaging dan kelinci hias tentu saja berbeda. Untuk kelinci hias Anda harus mencari kelinci yang memiliki bulu panjang serta menarik.

Lain halnya dengan kelinci pedaging, pilihlah jenis indukan kelinci yang mempunyai jenis bulu yang pendek.

Selain itu kriteria lain adalah, indukan kelinci aktif, sehat, tidak gugup, terawat, fertilitas yang tinggi serta tidak kusam.

3. Siapkan kandang

Ada dua jenis kandang yang bisa anda gunakan di dalam bisnis kelinci, pertama kandang sistem tertutup dan kandang sistem terbuka.

Untuk kandang dengan sistem terbuka memiliki hamparan lahan serta dikelilingi pagar. Dengan sistem ini, kelinci akan bebas berkeliaran di dalam kandang.

Jangan lupa juga menyiapkan tempat berteduh untuk kelinci. Ini memang sederhana dan tentu tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar.

Akan tetapi, kandang jenis Ini membutuhkan lahan yang luas. Selain itu kelinci juga tidak memiliki performa budidaya yang tinggi.

Kemudian adalah kandang dengan sistem tertutup. Sesuai dengan namanya kandang ini didesain tertutup dengan pembatas dinding, lantai dan juga atapnya.

Sistem kandang seperti ini sangat cocok jika anda memulai bisnis kelinci secara insentif.

4. Menyiapkan pakan bisnis kelinci

Pakan menjadi salah satu hal penting di dalam usaha peternakan kelinci. Jika kita melihat di habitatnya, pakan kelinci liar adalah dedaunan, biji-bijian dan juga rumput.

Berbeda dengan kelinci yang diternak, maka seluruh pakan harus disediakan agar kelinci dapat berkembangbiak dengan baik.

Karena itu, anda perlu melakukan manajemen pakan yang benar kata terencana.

Perlu diketahui bahwa kelinci merupakan hewan yang lebih aktif di malam hari. Sehingga anda perlu memberikan porsi yang lebih banyak untuk pakan kelinci tersebut.

5. Proses pengembangbiakan bisnis kelinci

Kelinci merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Di umur 6 hingga 12 bulan kelinci memasuki masa pubertas dan siap untuk dikawinkan, ini juga tergantung dengan derasnya.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan ketika kelinci betina birahi adalah seperti berikut:

  • Vulva pada kelinci memiliki warna lebih merah dan basah
  • Kelinci sering menggosokkan dagu pada kelinci lain atau benda di sekelilingnya
  • Gerakan kelinci betina selalu mencari pejantan dan gelisah

Anda dapat mengawinkan kelinci dengan cara memasangkan atau mengelompokkan.

Satu pejantan kelinci dapat mengawini 5-10 betina. Ini dapat dilakukan dengan cara mengelompokkan kelinci tersebut di dalam satu kandang tertentu, di mana di sana terdapat pejantan dan betinanya.

Selain itu anda pun dapat mengembangbiakan kelinci secara berpasangan. Ini dapat dilakukan dengan cara memasukkan satu pejantan dan satu betina di dalam satu kandang. Perhatikan jika kelinci tersebut tidak melakukan perkawinan, maka mereka tidak cocok sehingga Anda harus mengganti pasangannya.

6. Proses merawat anakan kelinci

Cara merawat anakan kelinci yang telah lahir adalah dengan memberi kandang yang hangat serta terjaga kebersihannya. Berikan juga makanan yang memiliki nilai gizi tinggi seperti sayuran dan wortel yang telah anda hancurkan.

Agar lebih maksimal berikan juga nutrisi sebagai tambahan di dalam proses perkembangannya.

7. Pemanenan bisnis kelinci

Di umur 3 hingga 4 bulan kelinci dapat dipanen. Pada umur tersebut kelinci telah memasuki waktu uang ideal untuk dipanen dan dijual.

Umumnya kelinci dapat dijual dengan harga Rp80.000 per ekor. Namun itu juga tergantung dengan pasaran serta jenis kelinci yang anda budidayakan.

Penutup

Peluang bisnis kelinci di atas bisa menjadi pilihan untuk Anda yang ingin memulai usaha. Bisnis ini dapat dikerjakan dengan memanfaatkan lahan yang sempit serta tidak membutuhkan modal yang terlalu besar.

Semoga pembahasan ini bermanfaat dan baca juga artikel lain terkait 5 Jenis Usaha Peternakan yang Mudah Dikembangkan Saat Covid 19