, ,

Investasi Jangka Panjang, Pengertian dan Jenis-jenisnya

by -0 views
Peluang Bisnis Guest House
Investasi

Menabung atau menyimpan uang bukankah salah satu cara terbaik untuk mengelola harta kekayaan. Akan tetapi Anda dapat melakukan investasi agar harta kekayaan tersebut bisa berkembang dan menghasilkan. Pada kesempatan ini kita akan membahas tentang investasi jangka panjang baik itu terkait pengertian, tujuan dan apa saja jenis-jenisnya.

Investasi Jangka Panjang adalah

Investasi Jangka Panjang
Investasi

Investasi jangka panjang dapat kita artikan sebagai penanaman aset dalam waktu yang relatif lama lebih dari 1 tahun dengan harapan untuk dapat menguasai perusahaan lain. Itu artinya investasi jenis ini yang memerlukan waktu yang tidak sebentar bisa sampai bertahun-tahun.

Misalnya adalah seperti ini, perusahaan B melakukan investasi secara besar-besaran terhadap perusahaan C. Dengan begitu perusahaan B memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap perusahaan B karena sudah tidak memiliki mayoritas suara saham. Nah harga pembelian inilah yang disebut dengan investasi jangka panjang.

Tujuan Investasi Jangka Panjang

Investasi Jangka Panjang
Investasi

Setelah kita mengetahui terkait pengertian investasi jangka panjang, berikut ini beberapa tujuannya:

  • Mengarahkan dana khusus, misalnya dana pensiun ataupun dana untuk pendidikan anak.
  • Memperoleh penghasilan dalam periode tertentu, misalnya mendapatkan deviden, bagi hasil atau lain sebagainya.
  • Meminimalisir resiko kerugian.

Jenis-jenis Investasi untuk Jangka Panjang

Investasi Jangka Panjang
Investasi

Ada banyak jenis investasi jangka panjang yang biasa digunakan, berikut ini beberapa jenis investasi tersebut:

1. Investasi Emas

Sudah sejak lama emas memang telah dijadikan instrumen investasi karena memang terbukti menguntungkan. Dari tahun ke tahun harga emas terus mengalami peningkatan, walaupun kadang mengalami penurunan akan tetapi hal itu tidak terlalu signifikan.

Likuiditas emas yang sangat tinggi menjadikan investasi di bidang ini sangat menguntungkan. Sehingga Anda tidak perlu terlalu takut ketika ingin menukarkan emas dengan uang tunai sekarang. Risiko investasi emas sangat kecil dan tahan terhadap inflasi.

2. Properti

Sudah tidak diragukan lagi properti adalah jenis investasi yang sangat menguntungkan. Setiap hari harga tanah dan bangunan terus mengalami kenaikan dan sewaktu-waktu Anda dapat memperoleh keuntungan yang besar.

Barangkali di dunia ini tidak ada harga tanah atau bangunan yang mengalami penurunan, mungkin ada tetapi itu sangat sedikit. Harga tanah dan bangunan cenderung mengalami peningkatan sehingga Anda tidak perlu terlalu khawatir berinvestasi di bidang ini.

Faktor utama yang menyebabkan harga tanah dan bangunan naik adalah karena permintaan yang terus meningkat setiap tahunnya. Bagi manusia rumah adalah kebutuhan primer yang harus dimiliki.

Setiap tahunnya investasi properti mengalami peningkatan sebesar 20%. Akan tetapi jika Anda tertarik berinvestasi properti memang hal ini tidak sama dengan investasi emas ataupun saham. Di dalam investasi properti membutuhkan biaya atau modal yang tidak sedikit.

3. Investasi Saham

Pernahkah Anda mendengar investasi saham? Jika belum silakan baca informasi terkait Pengertian Saham Menurut Para Ahli serta Manfaat dan Resikonya

Saham bisa dijadikan pilihan investasi yang menguntungkan untuk Anda. Ada beberapa hal yang menjadikan investasi saham sangat diunggulkan, antara lain adalah sebagai berikut:

  • Nilai harga saham bisa naik bahkan secara signifikan
  • Tidak perlu mengelola secara langsung seperti bisnis properti atau lainnya, karena saham adalah “kertas” investasi.
  • Anda dapat mendapatkan dividen, bagi hasil, laba dari perusahaan.
  • Investasi saham sama halnya dengan investasi di dalam ekonomi.
  • Likuiditas saham yang tinggi.
  • Disertifikasi investasi.
  • Bahkan Anda dapat berinvestasi saham secara internasional.

Itulah beberapa keunggulan mengapa saham sangat cocok untuk dijadikan instrumen investasi. Akan tetapi masih banyak hal-hal lain yang perlu Anda perhatikan sebelum melakukan investasi saham.

4. Reksadana

Instrumen investasi lainnya adalah reksadana. Reksadana sebenarnya hampir sama dengan saham, hanya saja ini memiliki resiko kerugian yang lebih sedikit. Hal itu karena modal yang Anda keluarkan akan dikelola oleh manajer investasi yang berpengalaman.

Nah bagi Anda yang beragama Islam sekarang sudah ada Reksadana Syariah sehingga Anda tetap bisa berinvestasi tanpa mengesampingkan prinsip agama.

5. Obligasi

Hampir sama dengan saham, obligasi adalah jenis investasi jangka panjang yang mengharuskan Anda mengeluarkan dana sebagai modal. Obligasi adalah surat utang yang diberikan oleh peminjam kepada investor. Ada dua jenis obligasi yaitu bagi hasil dan terdapat bunga.

Obligasi jenis bagi hasil tentu menjadi rekomendasi, karena Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Walaupun memang keuntugan tersebut sama besarnya dengan resiko kerugian.

Penutup

Demikianlah pembahasan tentang investasi jangka panjang, pengertian, tujuan dan juga jenis-jenisnya. Silahkan share pembahasan ini kepada keluarga atau teman Anda yang membutuhkan. Terima kasih.