,

Linkedin untuk Branding Pengusaha Muda

by -10 views
Logo linkedin, media sosial bagi pengusaha muda
Pengusaha muda seperti kamu wajib menggunakan Linkedin untuk kepentingan branding

Orang biasanya terpaku pada Facebook dan Instagram jika bicara soal promosi jualan di media sosial. Sebenarnya ada lagi satu media sosial yang ampuh, terutama untuk kamu yang baru memulai usaha. Bagi pengusaha muda, kamu wajib aktif di Linkedin karena banyak manfaat yang tidak bisa kamu abaikan untuk kemajuan usaha kamu.

 

Linkedin untuk branding usaha

Sama seperti Facebook dengan Facebook Page-nya, di Linkedin kamu juga bisa membuat halaman untuk perusahaan, terpisah dari akun Linkedin pribadi kamu.

Memiliki Linkedin Company Pages akan membawa manfaat bagi usaha kecil kamu.

Yang pertama, kamu bisa memanfaatkan Linkedin untuk membangun branding perusahaan. Unggah informasi tentang usaha kamu, dan juga perkembangannya. Calon klien akan melihat bahwa usaha kamu aktif dan selalu update pada perkembangan zaman.

Kedua, Linkedin bisa menjadi channel kamu untuk menjangkau lebih banyak klien. Terlebih jika usahamu adalah B2B, atau mempunyai program reseller dan affiliate. Kamu bisa mempromosikan usahamu dengan efektif, karena Linkedin adalah tempat berkumpulnya para pengusaha dan profesional.

Manfaat ketiga dengan menggunakan Linkedin adalah untuk keperluan rekruitmen. Kamu bisa mencari staf atau karyawan dengan posting lowongan yang tersedia.

 

Linkedin untuk personal branding pengusaha muda

Jika kamu seorang freelancer atau pengusaha muda yang baru merintis usaha, Linkedin adalah media yang pas untuk membangun personal branding kamu.

Update posting secara regular tentang expertise atau keahlianmu. Diusahakan, satu posting setiap harinya. Jika tulisanmu berkualitas, kamu bisa menarik perhatian sesama anggota Linkedin, yang akan menjadi jejaring atau memperluas networking kamu.

 

Ilustrasi jejaring lewat media sosial
Perluas jejaringmu sebagai pengusaha muda dengan memaksimalkan media sosial termasuk Linkedin

Penggunaan Linkedin bagi pengusaha muda

Yang harus diperhatikan dalam menggunakan Linkedin, baik sebagai perusahaan maupun sebagai pribadi adalah:

1. Jangan upload hal-hal yang tidak berhubungan dengan bisnis

Linkedin adalah media sosial para profesional. Para pengguna Linkedin sudah pasti berharap mendapatkan konten yang bisa berguna bagi karir maupun usaha mereka. Jangan mengunggah hal-hal pribadi yang tidak membawa manfaat bagi pengguna Linkedin lainnya. Kamu bisa unggah di Facebook atau Instagram, jika kamu ingin berbagi posting soal video kucing yang lucu, misalnya.

2. Hindari posting masalah politik dan agama

Politik dan agama adalah masalah yang sensitif bagi banyak orang. Tidak semua pengguna Linkedin memiliki pandangan yang sama seperti kamu, juga dalam hal politik. Tidak semua pengguna menganut agama yang sama denganmu. Daripada memancing debat tak berkesudahan soal politik, lebih baik unggah tips yang berguna bagi sesame usaha kecil.

3. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan

Bagi banyak orang, kesalahan penulisan sanggat menganggu. Branding usaha maupun personal kamu bisa terpengaruh dan dicap sebagai pengusaha muda yang tidak teliti. Apabila kamu mengunggah sesuatu dalam bahasa Inggris, pastikan penulisan dan grammar sudah bebas dari kesalahan. Kamu bisa memakai tool gratis seperti Grammarly untuk pengecekan tulisan dalam bahasa Inggris. Pastikan juga deskripsi di profil pribadi dan di halaman perusahaanmu bebas dari kesalahan penulisan.

4. Jangan mengunggah keluhan tentang klien

Seperti motto yang sudah banyak dikenal yang kurang lebih berbunyi, “Jika Anda tidak puas pada produk kami, beritahukan langsung pada kami. Jika Anda puas, beritahukan pada seluruh teman dan saudara.” Jika kamu mengalami kejadian yang tidak mengenakkan tentang satu klien, jangan curahkan uneg-uneg kamu di Linkedin, apalagi dengan menyebutkan nama klien. Pembaca yang lain akan menganggap ini tidak etis, dan mereka tidak akan tertarik menjadi klienmu.

5. Jualan, jualan, jualan terus

Jangan salah mengartikan promosi dengan jualan. Kalau kamu selalu mengunggah posting tentang jualan, atau istilahnya sales pitch, orang akan jenuh dan malas mengikuti profilmu. Lebih baik kamu menulis konten seputar usaha atau keahlianmu, dan membangun keterlibatan emosi pembaca. Teknik soft selling ini lebih efektif daripada jualan secara langsung dan terus menerus.

 

Pengusaha muda seperti kamu harus membangun fondasi yang kuat sedini mungkin. Menggunakan Linkedin dengan tepat dan bijak, akan mampu melejitkan profil kamu dan juga usahamu di kalangan para pebisnis.