Serba-Serbi Masalah Permodalan Untuk Pengusaha Muda

by -6 views
Ilustrasi tumpukan uang yang sering menjadi masalah bagi pengusaha muda
Modal usaha sering menjadi masalah bagi para pengusaha muda

Salah satu masalah yang sering dihadapi saat hendak memulai usaha adalah seputar permodalan. Tentu masalah ini tidak perlu menjadi penghambat untuk mewujudkan mimpi kamu untuk menjadi pengusaha muda.

Jangan menyerah hanya karena masalah permodalan. Selama kamu memiliki tekad dan kemauan, membuka usaha dan mendapatkan penghasilan tambahan bukanlah satu hal yang mustahil.

Ilustrasi pengusaha muda memikirkan uang
Jangan menyerah hanya karena tidak punya modal usaha

Solusi permodalan yang biasa dihadapi pengusaha muda

Simak 4 solusi di bawah ini untuk memecahkan permasalahan seputar modal usaha kamu.

1. Mencari model bisnis yang tidak memerlukan modal

Cukup banyak model usaha yang tidak memerlukan modal. Lakukan riset di internet, pasang mata terhadap kehidupan sehari-hari, siapa tahu ada peluang usaha di depan mata. Orang bilang, asal ada kemauan, pasti ada jalan. Yakinkan bahwa dirimu mau dan bertekad teguh membuka usaha. Pasti ada jalan yang terbuka, terkadang lewat kejadian yang tidak disangka-sangka.

2. Menabung sampai modal cukup

Jika kamu punya uang saku, sisihkan beberapa ratus ribu per bulan untuk modal usaha kamu. Atau kamu sudah punya pekerjaan tetap namun masih ingin membuka usaha sendiri? Kamu bisa menabung 200ribu per bulan. Dalam setahun, jumlah tabungan kamu akan mencapai 2,4 juta rupiah. Dengan uang sejumlah 2,4 juta rupiah, kamu sudah bisa buka usaha online misalnya jual beli cemilan atau makanan ringan.

3. Meminjam dari orang tua atau saudara

Berbekal proposal usaha sebagai gambaran bahwa kamu sudah benar-benar siap menjalankan usaha, kamu bisa meminjam uang dari orang tua atau saudara. Tentu saja kamu harus berkomitmen untuk mengembalikan uang pinjaman tersebut tepat waktu.

4. Menjadi pengusaha muda dengan jasa crowdfunding

Kamu bisa mengunggah rencana usaha kamu ke situs crowdfunding untuk mengumpulkan donasi dari para orang yang percaya akan ide kamu. Di Indonesia, situs yang kamu bisa coba adalah Kitabisa. Atau, kamu juga bisa go international dengan menggunakan Kickstarter. Paparkan segala rencanamu sehingga menyakinkan para calon donatur bahwa kamu layak jadi pengusaha muda!

5. Memanfaatkan jasa Pegadaian

Semisal semua jalan di atas sudah mentok, dan kamu punya barang-barang yang bisa digunakan sebagai jaminan, kamu bisa mengambil program pinjaman dari Pegadaian. Tersedia beberapa macam pinjaman untuk usaha kecil dan menengah. Barang jaminan yang bisa kamu gunakan seperti laptop dan motor. Tentu saja, ini adalah salah satu jalan terakhir untuk mendapatkan modal usaha. Kamu juga harus memantapkan hati dan benar-benar membuat perhitungan bisnis yang cermat, agar tidak mengalami kesulitan dalam melunasi pinjaman.

 

Model bisnis yang tidak memerlukan modal

1. Menjadi dropshipper

Menjadi dropshipper bisa dijalankan dengan tidak memerlukan modal sama sekali, hanya perlu handphone dan kuota internet. Kamu bisa membuka toko online di marketplace A, dan mencari supplier barang-barang jualan kamu dari marketplace B.  Dari keuntunganmu berjualan, jangan lupa untuk menabung. Hasil tabungan bisa kamu gunakan untuk pengembangan modal usaha.

2. Menerapkan sistem pre-order

Kamu bisa memproduksi barang-barang sendiri, misalnya hijab atau kue kering. Terapkan system pre-order sehingga calon pembeli harus mentransfer uang pembayaran sebelum mendapatkan barang. Kamu bisa gunakan uang pembayaran ini untuk membeli bahan baku. Boleh dikata, kamu tidak memerlukan modal sama sekali dengan system pre-order ini.

3. Jadi pengusaha muda berbekal kemampuan

Kamu pintar menulis? Kamu bisa menjadi content writer atau penulis konten. Kamu pintar Photoshop atau Ilustrator? Kamu bisa membuka jasa editing foto atau desain logo yang semakin dibutuhkan oleh para pengusaha online shop. Banyak lagi bakat atau kemampuanmu yang bisa kamu tawarkan. Bahkan, kemampuan untuk bersih-bersih rumah pun bisa kamu jadikan sumber penghasilan karena banyak rumah tangga yang tidak memiliki pembantu tetap.

 

Sekali lagi, kata orang bijak, di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Kamu hanya perlu memantapkan tekad untuk membuka usaha. Tentu saja, perencanaan bakal usaha harus kamu siapkan dengan cermat.