, ,

Mau Bisnis Waralaba? Ini Kelebihan dan Kekurangannya yang Harus Kamu Ketahui

by -2 views
Waralaba
Foto: learn.g2.com

Seperti yang telah kita tahu, bisnis franchise atau waralaba belakangan merebak di mana-mana. Dengan peluang bisnis ini, siapapun bisa mulai membuka usahanya sendiri dan menjadi seorang pengusaha pemula.

Modal yang dibutuhkan pun beragam, kamu bisa menyesuaikannya dengan budget yang dimiliki. Biasanya waralaba yang dibandrol dengan harga di bawah Rp 10 juta adalah waralaba produk makanan dan minuman.

Waralaba jenis ini sangat bagus untuk para pengusaha pemula karena seperti yang kita tahu semua orang membutuhkan makanan dan minuman. Jadi peluang untuk meraup keuntungan dari berjualan produk food and beverage ini masih terbuka sangat luas.

Namun, di balik gilap cemerlang dan menjanjikannya peluang bisnis yang satu ini. Ada beberapa kekurangan yang perlu kamu ketahui. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Kekurangan Bisnis Waralaba

Kekurangan waralaba
Foto: Freestockphoto

 

1. Pembagian profit keuntungan

Keuntungan dari hasil penjualan yang kamu dapat tidak seluruhnya bisa dinikmati sendiri. Kamu juga harus membaginya dengan pihak franchisor atau penyedia waralaba dalam bentuk royalti karena sudah menggunakan hak kekayaan intelektual bisnisnya untuk berjualan.

Besaran royalti ini bisa berbeda-beda pada setiap franchise. Tergantung dari kebijakan masing-masing dan perjanjian di awal.

Namun, kamu tak perlu khawatir karena ada banyak di luar sana pilihan waralaba yang memberikan 100% keuntungannya pada franchisee atau pihak yang membeli franchise. Sehingga, kamu pun bisa menikmati seluruh keuntungan dari penjualan yang kamu dapatkan.

2. Modal yang sedikit lebih besar

Untuk berbisnis waralaba, kamu harus merogoh kocek sedikit lebih dalam dibandingkan dengan memulai usahamu sendiri tanpa franchise. Hal ini dikarenakan, kamu akan menggunakan merek dagang milik franchisor yang biasanya sudah ternama dan cukup dikenal oleh masyarakat.

Tak hanya merek dagang, semua hak kekayaan intelektual dari franchise tersebut juga akan kamu dapatkan. Mulai dari hak paten, desain produk, rahasia dagang bahkan hingga manajemen dalam bisnisnya.

3. Kurang fleksibel

Dalam bisnis waralaba terdapat perjanjian yang harus disepakati oleh kedua pihak baik franchisor maupun franchisee. Perjanjian tersebut biasa disebut dengan istilah franchise agreement.

Jika kamu berperan sebagai pihak franchisee atau pembeli waralaba, maka seluruh isi dalam perjanjian tersebut harus dibaca secara mendetail agar ke depannya kamu tidak dirugikan.

Nah, dalam perjanjian ini, biasanya tercantum apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Kedua pihak harus mentaati perjanjian tersebut. Termasuk dalam hal manajemen dan pemasaran bisnis, kamu tidak boleh merubahnya.

Meski ada beberapa franchisor yang membolehkan pihak franchisee untuk berinovasi sendiri. Namun, ini kembali lagi pada kebijakan masing-masing pemilik merek dagang.

4. Terikat pada supplier dari franchisor

Pada bisnis waralaba, kamu juga tidak bisa mendapatkan suplai barang dari luar. Karena semuanya sudah disiapkan oleh supplier dari franchisor. Artinya, pasokan bahan baku yang digunakan untuk produksi memiliki harga yang sudah ditetapkan dan kamu tidak bisa mencari pemasok lain meskipun dengan harga yang jauh lebih murah.

Namun, kamu tak perlu khawatir. Di balik kekurangan bisnis franchise di atas, ada juga banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan dan nikmati dari menjalankan jenis bisnis satu ini. Berikut InfoBiznis paparkan beberapa keuntungan berbisnis franchise atau waralaba.

Keuntungan Bisnis Waralaba

Keuntungan waralaba
Foto: Pexels

1. Merek waralaba yang sudah dikenal oleh masyarakat

Menyebarkan brand awareness atau memperkenalkan merek dagangmu pada pasar tidaklah mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan mulai dari metode pemasaran, kemasan produk hingga slogan yang kamu gunakan untuk bisnismu.

Ini membutuhkan waktu yang cukup lama dan tidak bisa dilakukan dalam sekejap. Artinya, perlu usaha yang giat untuk membuat orang-orang mulai mengenal dan mengingat tentang brand bisnismu.

Nah, dengan berbisnis lewat franchise kamu tak perlu repot-repot lagi mengenalkan merek dagangmu ke orang-orang. Karena biasanya usaha yang membuka peluang franchise sudah mendapatkan nama di kalangan masyarakat dan sudah dikenal oleh penggemar atau pelanggan setianya.

2. Manajemen bisnis yang sudah tertata dan strategi pemasaran yang jitu

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, manajemen bisnis franchise maupun strategi pemasarannya juga akan mengikuti pihak pusat. Jadi kamu tidak perlu repot-repot mencari strategi pemasaranmu sendiri atau cara memanajemen bisnis yang baik. Karena semuanya sudah pasti teruji dengan baik.

3. Mendapatkan promosi gratis dari pusat

Selain strategi pemasaran yang sudah ditentukan oleh pihak pusat pemilik franchise. Kamu juga akan mendapatkan promosi secara gratis yang biasanya dilakukan lewat sosial media milik mereka. Tentu hal ini akan menguntungkan pihak franchisee karena tidak perlu mengeluarkan biaya banyak untuk mempromosikan bisnisnya.

4. Mendapatkan pelatihan dan pendampingan

Di awal sebelum pembukaan, biasanya pihak franchisor akan memberikan pelatihan dan pendampingan guna memastikan operasional bisnis berjalan dengan baik dan semestinya. Kamu yang baru terjun dalam dunia bisnis, tentu akan sangat terbantu dengan layanan atau kelebihan yang satu ini.

Nah, itulah tadi beberapa kelebihan dan kekurangan dari berbisnis franchise atau waralaba. Jadi, bagaimana? Tertarik dan siap untuk terjun dalam jenis bisnis satu ini? Ada banyak ragam waralaba yang bisa dijadikan pilihan mulai dari waralaba produk barang hingga jasa. Sesuaikan dengan passion-mu sekaligus budget yang kamu miliki, ya. Selamat mencoba!