,

Memanfaatkan Landing Page Agar Jualan Laris

by -7 views
Contoh berbagai halaman website
Contoh berbagai halaman website

Bila kamu sering berselancar di internet, ada kemungkinan kamu pernah mendengar istilah landing page.  Terlebih jika kamu sedang mencari alternatif pengembangan usaha dan menjamah dunia online. Jika sebelumnya kamu sudah simak tips jualan laris, tidak ada salahnya jika kamu membuat landing page agar jualan makin laris.

Beragam layanan pembuatan landing page tersedia. Ada yang murah meriah, ada pula yang terbilang mahal. Tapi sebelum kamu terbujuk membuat landing page, simak baik-baik terlebih dulu pemahaman landing page di bawah ini.

Gambar grafik naik pertanda jualan laris
Gambar grafik naik pertanda jualan laris

 

  1. Pengertian landing page

Landing page adalah halaman web yang memiliki hanya satu tujuan khusus dan memiliki tombol berisi ajakan yang  dikenal dengan call-to-action. Secara garis besar, landing page bertujuan mengkonversi pengunjung menjadi pembeli. Karena itu banyak pengusaha yang memaksimalkan landing page agar jualannya makin laris. Biasanya halaman ini ditampilkan sebagai halaman yang pertama kali dilihat ketika pengunjung mengakses website setelah mengklik iklan di berbagai media sosial maupun di Google Search.

 

  1. Penggunaan landing page

Dalam beriklan, setelah pengunjung mengklik iklanmu entah dari Facebook atau dari Google Search Result, mereka akan “mendarat” di satu halaman di websitemu. Inilah landing page yang bisa kamu gunakan sesuai keperluan yang spesifik. Misalnya kamu mengiklankan produk berupa “donat frozen food”, kamu harus menyiapkan landing page yang berisi informasi tentang donat frozen food. Tidak bijak jika kamu mengarahkan pengunjung ke homepage yang berisi bermacam-macam produk dan tidak hanya donat.

 

  1. Karakteristik khusus landing page

Yang membedakan landing page dengan halaman lainnya di satu web, termasuk homepage, adalah karakter khusus yang dimilikinya.

  • Landing page fokus pada satu produk
  • Mendorong pengunjung agar segera melakukan transaksi di website
  • Mengajak pengunjung untuk melakukan satu aksi tertentu. Misalnya membeli produk, mengisi formulir, atau mengunduh dokumen.

Jelas berbeda dengan homepage atau halaman lainnya, yang dipenuhi beragam konten dan tidak bertujuan khusus selain bersifat informatif.

Dari karakter di atas, tidak berlebihan jika kita anggap landing page didesain khusus untuk pemasaran dan penjualan dengan tujuan utama membuat jualan laris.

 

  1. Jenis-jenis landing page

Ada dua jenis landing page yang biasa dikenal yaitu:

  • Lead generation landing pages

Halaman ini berfungsi mengumpulkan data calon pelanggan. Biasanya dalam bentuk nama dan alamat email. Kedua data ini akan disimpan ke database dan bisa digunakan untuk komunikasi selanjutnya dengan calon pelanggan.

  • Click-through landing page

Landing page jenis ini banyak kita temukan dalam ecommerce. Halaman yang ditampiklan hanya memuat satu tombol sederhana. CTA (call-to-action) yang terpajang biasanya semacam “Pilih Sekarang”, “Beli Sekarang”, dan sebagainya.

 

Tips membuat landing page

 

  • Buat headline yang berkesan kuat

Headline adalah bagian yang paling menarik perhatian pengunjung tatkala mereka baru melihat satu halaman website. Karena itu, headline yang berkesan kuat adalah kemutlakan. Buatlah headline yang singkat, padat dan jelas. Headline yang bagus membuat pengunjung tidak terlalu bertanya-tanya tentang topik halaman yang dia kunjungi.

  • Ilustrasi yang menarik dan unik

Orang jaman sekarang tertarik pada hal yang sifatnya visual. Mereka tidak akan betah berada di landing page yang penuh kata-kata dan miskin gambar. Taruh ilustrasi yang menarik dan unik di landing page, yang membuat pengunjung semakin terpikat.

  • Jabarkan deskripsi produk dengan jelas

Bila perlu, pakai bullet point atau icon khusus untuk menandai setiap deskripsi produk. Pengunjung akan mudah menyusuri isi halaman website sepanjang apapun itu. Gunakan copy writing yang jelas dan menghipnotis pengunjung. Jualan laris dijamin jika kamu menguasi teknik copy writing ini.

  • Tangkap setiap lead yang masuk

Gunakan tools seperti OptinMonster atau Mailchimp untuk mendorong pengunjung memasukkan nama dan alamat email di formulir yang telah kamu sediakan di landing page. Di kemudian hari, kamu bisa melancarkan marketing campaign dan mentargetkan calon pembeli berdasar data mereka ini. Usaha kecil yang menjanjikan milikmu bisa berkembang menjadi besar jika kamu menaruh perhatian khusus pada database konsumen seperti ini.