Cari Waralaba Yang Menguntungkan? Pastikan Dulu 5 Hal Ini!

by -10 views
Beberapa brand waralaba ternama dunia

Bisnis waralaba atau franchise bisa jadi cocok bagi Anda yang baru memulai menjadi wirausahawan dan baru belajar menjalankan bisnis sendiri. Dengan mengambil model bisnis ini, Anda tidak perlu memikirkan banyak hal karena hampir semua hal sudah disiapkan oleh pe-waralaba atau franchisor. Anda tidak usah berusaha keras memperkenalkan brand Anda, karena brand franchisor telah dikenal di masyarakat.

Di Indonesia, franchise dikenal sejak tahun 70-an dengan masuknya KFC, Swensen dan Burger King. Sekarang, siapa yang tak kenal Es Teler 77, Mbok Berek, Rudi Hadisuwarno Salon dan berbagai merek kuliner kekinian, baik dari luar maupun dalam negeri?

Anda sebagai ter-waralaba atau franchisee hanya perlu menyiapkan modal, lokasi dan karyawan. Tentang brand, produk dan bahan baku, marketing dan standar operasional, sudah disediakan oleh franchisor. Biasanya Anda dan karyawan Anda diwajibkan mengikuti training dari franchisor agar Anda memahami produk mereka dari A sampai Z.

Ratusan pilihan waralaba tersedia di Indonesia meliputi banyak bidang usaha. Anda bisa memilih waralaba kuliner, logistik, pendidikan, hingga pariwisata. Bahkan kini tersedia waralaba atau franchise bengkel mobil di Indonesia.

Atau Anda terinspirasi artikel ini tentang bisnis yang laris jualan setiap hari? Anda bisa mengambil franchise Apotek Century atau juga minimarket seperti Alfamart.

Bagaimana cara menetapkan bisnis waralaba mana yang harus Anda pilih?

Business Woman
Cari ide waralaba di setiap kesempatan

5 Panduan Memilih Waralaba Yang Sesuai Bagi Anda

 

  1. Motivasi pribadi

Setiap orang memiliki motivasi pribadi dalam berbisnis. Apakah Anda berambisi mengembangkan brand  milik Anda sendiri? Atau Anda tipikal orang yang tidak berkeberatan mengikuti sistem yang telah ditetapkan oleh pemilik brand atau franchisor? Jika Anda tipe orang kedua, maka tidak masalah jika Anda mengambil bisnis waralaba. Namun jika Anda ingin lebih banyak ruang dalam menentukan kebijakan perusahaan, sebaiknya Anda berpikir ulang karena dalam sistem waralaba, semua prosedur sudah ditentukan oleh pemilik brand untuk ditaati semua franchisee.

  1. Minat dan keahlian

Meskipun Anda bisa mengambil bisnis waralaba di bidang yang belum pernah Anda geluti, Anda bisa belajar dari nol dari franchisor lewat training yang mereka sediakan. Hanya saja, pastikan bidang tersebut sesuai minat Anda, sehingga Anda akan menikmati proses dalam menjalankan bisnis Anda. Lebih baik jika Anda menguasai bidang tersebut dan punya keahlian, sehingga bisnis Anda bisa berkembang pesat. Jika Anda menyukai bidang otomotif, misalnya, mengapa tidak mengambil franchise bengkel mobil?

  1. Modal

Menghitung modal untuk mengetahui kekuatan Anda
Perhitungkan modal dan kekuatan finansial Anda

Kedua, definisikan seberapa besar modal Anda agar Anda bisa memilih franchisor yang tepat. Modal Anda harus cukup kuat untuk menanggung peralatan, persediaan bahan baku, lokasi, gaji pegawai dan juga untuk membayar biaya royalty kepada franchisor.

  1. Lakukan riset pasar termasuk untuk penentuan lokasi

Setelah memastikan kekuatan modal dan bidang usaha yang ingin Anda ambil, lakukan riset pasar untuk mencari tahu produk yang sedang trend saat ini. Misalnya Anda ingin punya usaha kuliner, apakah cireng dan teh boba masih trend saat ini? Atau ada produk lain seperti donat keto atau churros yang akan booming? Selain itu, lakukan riset untuk menentukan lokasi sesuai produk pilihan Anda dan tentunya masih masuk anggaran Anda.

  1. Pastikan pihak pe-waralaba adalah franchisor yang mendukung Anda

Anda harus memastikan pihak pe-waralaba benar-benar mempunyai layanan pelanggan yang baik, dan tidak hanya mengejar modal Anda tanpa memberikan dukungan selanjutnya. Layanan pelanggan termasuk juga ketepatan untuk mengirimkan stok bahan baku dan pelatihan untuk mengembangkan bisnis, sangat penting untuk kesuksesan usaha Anda.

 

Pastikan franchisor bisa Anda percaya dan andalkan
Saatnya berjabat tangan dengan franchisor!

Setelah menemukan franchisor yang cocok sesuai dengan bidang yang Anda ingini, langkah terakhir adalah memastikan perjanjian waralaba antara Anda sebagai franchisee dengan franchisor tidak berat sebelah. Kerjasama yang Anda jalin dengan pe-waralaba hendaknya bersifat jangka panjang dan menguntungkan kedua belah pihak. Anda harus percaya bahwa franchisor bisa diandalkan, dan bisa menaruh keyakinan pada mereka baik secara personal maupun profesional.