, ,

Omzet Miliaran, Kisah Sukses Puyo Pudding dengan Modal Rp 5 Juta

by -8 views
omzet miliaran
omzet miliaran

dPunya usaha dengan omzet miliaran? Siapa yang tak mau! Seiring berkembangnya zaman, banyak orang yang mengembangkan berbagai usaha termasuk mahasiswa. Semakin banyak anak muda yang sudah memiliki usaha mahasiswa.

Salah satu contoh bisnis kreatif mahasiswa adalah Puyo Pudding. Ternyata, brand pudding terkenal ini diawali dari usaha mahasiswa. Wah tentu saja bisa menjadi salah satu inspirasi bagi para pengusaha muda. Yuk tengok kisah dari pemiliknya!

Omzet miliaran
Omzet miliaran

Omzet miliaran dimulai dari kekompakan kakak adik

 Anak muda di balik usaha ini adalah kakak beradik Adrian Christopher Agus dan Eugenie Patricia Agus. Kedua saudara ini sama-sama menggeluti pendidikan Manajemen. Sang kakak sempat berkuliah di Swinburne University of Technology di Melbourne.

Sementara sang adik Eugenie terdaftar sebagai mahasiswi di Unviersitas Prastya Mulya. Kedua kakak beradik ini membuktikan bahwa bisnis itu tak serta merta membutuhkan sesuatu ide yang sangat sulit. Ide membuat bisnis ini ternyata datang dari hal penasaran.

Ide untuk membuat pudding ini ternyata justru datang dari sang ayah. Saat itu, kedua kakak beradik ini melihat sang ayah yang mencoba untuk memasak pudding. Setelah dicicipi, kedua kakak beradik ini merasakan bahwa pudding ini enak dan berbeda dengan pudding lainnya.

Tak hanya hanya enak, pudding ini memiliki perbedaan karena teksturnya sangat ringan. Berbeda dengan pudding yang kekenyalan cukup tebal justru pudding yang dibuat sang ayah sangat tipis dan ringan.

Akhirnya kedua kakak beradik ini pun mencoba eksperimen dengan menambahkan rasa. Mereka pun melakukan riset pasar untuk mendapatkan rasa yang kira-kira disuaki banyak orang. Akhirnya mereka pun memilih nama Puyo dan merilis pudding tersebut pada 2013.

omzet miliaran
omzet miliaran

Omzet miliaran mulai dari modal kecil

Kala itu mereka belum memiliki store seperti yang sudah terjadi saat ini. Kedua kakak beradik ini mencoba untuk berjualan melalui media sosial Instagram. Lagi-lagi dengan persiapan yang matang mereka pun coba merebut pasar dengan berjualan di media sosial.

Cara ini bisa kamu coba karena bisa membangun usaha tanpa perlu modal besar. Kedua kakak beradik ini juga mengaku modal awal yang diberikan sang ayah hanya sebesar Rp 5 juta. Kala itu, uang tersebut dipakai untuk membeli bahan dasar membuat pudding.

Bisa dibilang Puyo sendiri dimulai dari bisnis rumahan. Namun dengan riset yang baik dan mampu membaca kebutuhan pasa, akhirnya Puyo semakin banyak dikenal banyak orang. Menurut kakak beadik ini, sebuah produk perlu memiliki keunggulan dan pembeda agar laku di pasaran.

omzet miliaran
omzet miliaran

Keunggulan Puyo

 Kedua kakak beradik ini merasakan pentingnya membuat inovasi sebab dengan produk yang unik mereka bisa menciptakan peluang bisnis baru. Tentu saja pertama yang dilihat adalah tekstur yang dimiliki oleh pudding ini.

Maka dari itu, kedua kakak beradik ini pun menjuluki Puyo sebagai silky dessert. Dengan menonjolkan teksturnya yang lembut, brand Puyo sendiri memiliki keunikan. Bahkan bisa dibilang menjadi trendsetter sebab semakin banyak brand serupa.

Selain itu, salah satu trik yang bisa dicontoh dari bisnis dengan omzet miliaran adalah melihat barang yang dijual di pasaran. Kedua kakak beradik ini melihat sudah banyak brand dessert mulai dari es krim hingga donat. Nah tapi belum ada brand besar yang menjual pudding.

omzet miliaran
omzet miliaran

Kekuatan sosial media

 Kunci sukses dari usaha mahasiswa ini adalah sosial media. Kakak beradik ini memutuskan untuk mencoba memaksimalkan media sosial. Selain untuk menghemat biaya, mereka merasa bahwa penggunaan media sosial sangat tepat karena sesuai dengan target pasar mereka.

Apalagi mereka memutuskan untuk menonjolkan visual yang unik dari produk ini. Dua kakak beradik ini sengaja memilih warna pastel yang lucu dan kemasan yang menarik supaya banyak anak muda yang tertarik untuk membeli.

Maka dari itu, pemakaian sosial media menjadi maksimal karena kita dapat dimanjakan dengan visual yang menarik. Saat visualnya menarik pasti semakin banyak orang untuk membeli bukan?

Setelah sukses di media sosial, kedua kakak beradik ini mulai berjualan secara offline dengan mengikuti berbagai bazzar. Setelah dikenal oleh banyak orang akhirnya brand ini mulai membuka outlet di berbagai pusat perbelanjaan. Hingga kini kedua kakak beradik ini meraih omzet miliaran.

Wah, semoga ilmu dari pengusaha sukses ini bisa menjadi contoh bisnis kreatif mahasiswa. Kamu tertarik mencoba tips dan trik yang dilakukan oleh dua pengusaha muda ini?