, ,

5 Kisah Pengusaha Muda Sukses dari Minyak Jelantah

by -39 views
Usaha bisnis jelantah milik Thomson Cyrus
Usaha bisnis minyak jelantah (Sumber foto: Kompasiana Thomson Cyrus)

Kesadaran mengelola limbah minyak jelantah atau minyak goreng bekas masih sangat kurang di Indonesia. Terdorong oleh fakta tersebut, lima sosok pengusaha muda sukses memulai usaha mereka untuk mengurangi bahaya minyak jelantah dengan mendaur ulang menjadi biodiesel.

Masyarakat masih terbiasa membuang minyak jelantah sesuka hati mereka. Minyak jelantah yang dibuang ke selokan oleh pedagang gorengan, misalnya, akan menyebabkan pencemaran lingkungan. Rumah tangga juga biasa membuang minyak jelantah seenaknya, ke septic tank misalnya. Ini bisa menyebabkan pipa air tersumbat akibat tumpukan lemak yang dikandung minyak jelantah.

Beberapa perusahaan mulai bermunculan untuk mengelola minyak jelantah ini menjadi minyak biodiesel. Kamu bisa belajar bagaimana kisah mereka memulai usaha dan apa saja yang perlu kamu perhatikan.

Kamu harus bisa meyakinkan masyarakat sekitar. Selain itu perlu juga melakukan pendekatan pada  pengusaha jasa makanan yang menggunakan minyak goreng dalam proses produksi makanan mereka. Sebarkan informasi mengenai bahaya minyak jelantah, bagi kesehatan pribadi maupun bagi pencemaran lingkungan.

Saat memulai usaha, kamu bisa mulai usaha kecil-kecilan dengan mengumpulkan minyak jelantah dari rumah tangga dan juga dari lingkungan sekitar. Hasil pengumpulan minyak jelantah bisa kamu setorkan ke perusahaan yang akan mendaur ulang minyak jelantak menjadi biodiesel. Di Bali, satu liter jelantah dibeli pabrik pengolahan minyak goreng bekas ini seharga Rp. 2.000 per liter (tahun 2016). Beberapa perusahaan yang telah berskala besar mengekspor minyak jelantah ke Eropa dan beberapa negara di Asia.

Berikut profil pengusaha yang sukses mengolah minyak goreng bekas menjadi bisnis bernilai tinggi.

 

5 kisah pengusaha muda sukses dari minyak jelantah

 

1. Yulius Simanjuntak

Yulius Simanjuntak mendirikan perusahaan CV Kalimuda Energy di tahun 2019 untuk mengekspor limbah minyak jelantah ke ke Malaysia dan Inggris. Perusahaan dia mengumpulkan minyak jelantah dari masyarakat yang menyetor. Saat ini Yulius mempunyai mimpi membuat pabrik biodiesel sendiri di Indonesia, sehingga tidak perlu mengekspor minyak jelantah ke luar negeri.

2. Thomson Cyrus

Dikutip dari laman Kompasiana miliknya, Thomson terlihat sangat bersemangat dalam menggencarkan bisnis pengolahan minyak jelantah. Perusahaan dia sudah mengekspor minyak jelantah ke Eropa dan beberapa negara di Asia. Thomson juga membina orang-orang yang berminat menekuni bisnis minyak jelantah.

3. Daniel Horas Panjaitan

Daniel Horas Siagian, pengusaha muda sukses dari minyak jelantah
Daniel Horas Siagian, pengusaha muda sukses dari minyak jelantah (Sumber Foto: Kompasiana Thomas Cyrus)

Daniel Horas adalah salah satu anak didik Thomson Cyrus, yang berhasil mengembangkan usaha minyak jelantah di Medan. Dimulai dengan nyaris tanpa modal, akhirnya Daniel bisa menjadi pengusaha muda sukses. Daniel bisa membeli mobil pick-up untuk memperlancar tugas dia mengumpulkan minyak goreng bekas dari berbagai tempat.

4. I Wayan Edi

I Wayan Edi mrintis usahanya di Bali lewat PT Bali Hijau Biodiesel. Dia mengumpulkan minyak jelantah dari restoran, hotel dan juga dari rumah tangga. Setelah diolah menjadi biodiesel, Edi menjualnya kembali kepada pengusaha yang membutuhkan alternatif sumber energy selain solar.

5. Andi Himly Mutawakkil

Sejak berada di bangku SMA, Andi sudah termotivasi untuk mendaur ulang minyak bekas. Ia melihat minyak jelantah sering disepelekan oleh warga dan dibuang sembarangan, yang akhirnya menimbulkan banyak masalah seperti menyumbat saluran air. Setelah melalui berbagai perjuangan, Andi mendirikan perusahaan GenOil. Perusahaan dia memproduksi biodiesel dengan konsumen utama para nelayan di pesisir Makassar. Menurut pengusaha muda sukses ini, biodiesel yang dia hasilkan bisa mencapai lebih dari satu kilometer laut, sedangkan pemakaian solar hanya mampu menjangkau 800 meter laut.

 

Termotivasi mengikuti jejak para pengusaha muda sukses di atas? Kamu bisa mencari info di mana perusahaan pengumpul minyak jelantah di daerahmu, dan mengajukan diri untuk menjadi pengepul.

Perusahaan seperti milik Yulius dan Thomson terbuka bagi masyarakat yang berminat, dan menyediakan pelatihan tentang bisnis minyak jelantah. Butuh ide bisnis lain? Simak tulisan mengenai peluang bisnis daur ulang ini. Selain berusaha dan mendapatkan uang tambahan, kamu juga jadi pahlawan lingkungan!