, ,

Pengusaha Muda yang Pernah Gagal, Kini Omzet Miliaran

by -4 views
pengusaha muda
pengusaha muda

Banyak pengusaha muda yang kini meraih keuntungan berlipat. Namun, kisah yang ditempuh para pebisnis muda ini tidak seperti yang dibayangkan. Banyak kegagalan yang tentunya mereka alami. Berikut deretan pengusaha muda yang sempat mengalami kegagalan. Kisahnya mungkin bisa jadi inspirasi cara sukses usia muda.

pengusaha muda
pengusaha muda

1.Afit Dwi Purwanto, Holycow Steak

Pastinya kamu sering mendengar brand Holycow. Restoran steak ini memang cukup terkenal dengan gerai yang tersebar di banyak kota. Sang pemilik Afit Dwi Purwanto merupakan pengusaha muda yang memiliki kisah cukup panjang dalam berbisnis.

Tahun 2012, bisnisnya sempat mengalami bangkrut. Kala itu, bisnisnya berada di Singapura. Ia bahkan mengalami kerugian yang mencapai ratusan juta. Namun ia sosok yang pantang menyerah hingga akhirnya mencoba peruntungan membuka bisnis lain.

Ia sempat mencicipi bisnis clothing hingga keripik. Namun bisnis ini gagal karena ia tertipu sampai lebih darp Rp 300 juta. Hingga akhirnya pada 2019, menemukan bisnis steak yang kini masih berkembang. Wah memang pantang menyerah adalah kunci sukses sebuah bisnis ya.

pengusaha muda
pengusaha muda

2.William Tanuwijaya, pengusaha muda digital

Pastinya kamu kenal dengan e-commerce Tokopedia yang sedang melambung tinggi namanya. Salah satu foundernya adalah William Tanuwjiaya. Ternyata kisah sukses pengusaha muda ini juga tak semudah dibayangkan. William sendiri ternyata datang dari keluarga sederhana di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

Ia sendiri mulai bekerja benar-benar dari nol. Ia sempat bekerja sebagai penjaga warnet untuk menambah uang jajan saat kuliah. Di situlah William mengenal soal dunia digital. Setelah lulus kuliah, William bekerja di beberapa perusahaan software dan game developer.

Kala itu ia melihat bahwa dunia jual beli online sangat banyak terjadi penipuan. Akhirnya, ia pun memiliki ide untuk membuat situs jual beli yang aman untuk kedua belah pihak baik bagi penjual maupun pembeli. Kala itu ia sempat tidak mendapatkan modal.

Ia sempat mengalami penolakan dan keraguan dari calon investor. Akhirnya setelah dua tahun ia mulai mendapatkan suntikan modal. Semua kerja kerasnya membuahkan hasil. Pada 2017, Tokopedia menjadi perusahaan dengan nilai lebih dari USD 1,1 miliar.

pengusaha muda
pengusaha muda

3.Yasa Singgih, pengusaha muda clothing

Pengusaha muda satu ini ternyata mulai berbisnis kecil-kecilan sejak 3 SMP. Kala itu, sang ayah menderita penyakit jantung. Tak mau jadi beban keluarga, ia pun mulai mencoba peruntungan menjadi MC dari berbagai event.

Setelah memasuki fase SMA, Yasa pun mencoba bisnis konveksi. Namun, usaha pertamanya gagal. Kemudian ia mencoba peruntungan bisnis kuliner dengan kafe yang diberi nama “Ini Teh Kopi”. Lagi-lagi bisnisnya gagal dan rugi hingga ratusan juta.

Pengusaha muda saat ini tidak pernah menyerah sehingga ia kembali mencoba bisnis fashion pria. Sebuah brand yang diberi nama Men’s Republic akhirnya sukses mencetak omzet hingga miliaran rupiah. Hasil usahanya pun diberi penghargaan juara 1 Wirausaha Muda Mandiri dan Youth Marketeers of The Year Adward 2016.

pengusaha muda
pengusaha muda

4.Rizka Wahyu Romadhona

Kuliner menjadi salah satu bidang yang menjanjikan. Hal ini membuat Rizka Wahyu Romadhona memulai bisnis jualan bakso. Namun, usaha bakso tersebut akhirnya tidak berjalan dan akhirnya mengalami kegagalan. Pada saat itu, Rizka bahkan mengalami bangkrut hingga harus kehilangan motor dan mobilnya.

Kemudian kegagalan yang ia alami tak serta membuatnya putus asa. Justru ia mencari peluang usaha lainnya. Ia mulai belajar manajemen bisnis yang tepat dan berguru pada orang lain yang sudah terlebih dahulu menjalani bisnis.

Akhirnya ia memutuskan untuk membuat inovasi dengan memproduksi bolu sebagai oleh-oleh. Ia pun membuat brand Lapis Bogor Sangkuriang yang kini menjadi salah satu oleh-oleh andalan Kota Bogor. Omzetnya pun kini mencapai angka miliaran rupiah.

pengusaha muda
pengusaha muda

5.Anton Setiawan

Pengusaha muda ini mengawali bisnisnya dengan modal Rp 10 juta pada 2002. Kala itu, ia mencoba menjual pulsa dengan sistem online. Namun usaha pertamanya gagal. Ia kemudian terus mencoba berbagai bisnis lainnya namun belum menunjuukan hasil.

Hingga akhirnya ia menemukan peluang untuk menjadi reseller berbagai perlengkapan bayi. Kala itu ia memiliki insting bahwa perlengkapan bayi pastinya dibutuhkan terus menerus karena setiap hari ada bayi yang lahir.

Akhirnya ia mendirikan toko Bebe Love yang kini memiliki cabang offline maupun online. Bahkan kini tersebar ratusan reseller di seluruh Indonesia. Pelanggannya sudah mencapai belasan ribu per bulan dan omzetnya sudah mencapai miliaran rupiah.