,

Perbedaan Reksadana dan Saham yang Harus Diketahui

by -4 views
Perbedaan Reksadana dan Saham
Perbedaan Reksadana dan Saham

Sebagai pebisnis tentu Anda tidak menginginkan uang tersebut mengalami penurunan nilai. Karena itu cara terbaik untuk mengembangkan kekayaan adalah dengan melakukan investasi. Ada banyak jenis investasi yaitu antara lain adalah saham dan reksadana. Akan tetapi banyak yang tidak tahu perbedaan reksadana dan saham sehingga mereka bingung untuk menentukan pilihan terbaiknya.

Nah pada kesempatan ini kita akan membahas perbedaan dari kedua jenis instrumen investasi tersebut. Untuk lebih jelasnya Anda dapat membaca pembahasan ini hingga selesai.

Pengertian Saham dan Reksadana

Perbedaan Reksadana dan Saham
Perbedaan Reksadana dan Saham

Secara umum saham dapat kita artikan sebagai surat yang menyatakan kepemilikan modal terhadap sebuah perusahaan tertentu. Persentase saham setiap pemiliknya tergantung dengan besaran modal yang dikeluarkan.

Hampir sama dengan saham, reksadana adalah wadah yang digunakan untuk mengumpulkan dana dari berbagai investor. Berbeda dengan saham, di dalam investasi reksadana Anda tidak perlu terjun langsung mengurus modal, akan tetapi ada manajer investasi yang mengatur hal itu sehingga resiko kerugian lebih sedikit.

Kedua jenis instrumen investasi ini sudah berkembang pesat dan terus mengalami pertumbuhan. Bahkan sekarang sudah ada jenis saham atau reksadana syariah bagi umat Islam, sehingga tidak perlu khawatir lagi untuk berinvestasi tanpa mengesampingkan prinsip agama.

Perbedaan Saham dan Reksadana

Perbedaan Reksadana dan Saham
Perbedaan Reksadana dan Saham

Setelah kita mengetahui pengertian umum terkait saham dan reksadana, barangkali Anda belum mengetahui secara detail perbedaan dari keduanya. Nah berikut ini adalah hal-hal yang terkait perbedaan saham dan reksadana:

Pengelolaan Modal

  • Reksadana

Terkait pengelolaan modal atau dana yang diberikan oleh investor hal itu akan diatur oleh manajer investasi. Sehingga investor tidak perlu khawatir terhadap pengelolaan dana tersebut karena manajer investasi biasanya sudah sangat berpengalaman. Yang perlu dilakukan hanya menunggu pengelolaan dana atau portofolio secara bijaksana.

  • Saham

Berbeda dengan reksadana, pengelolaan dana atau modal di dalam investasi saham harus Anda lakukan secara mandiri. Tentunya ada plus minus dari perbedaan ini. Jika Anda belum berpengalaman di dalam investasi saham tentu akan sangat beresiko jika salah mengambil keputusan nantinya. Karena itu Anda perlu mempelajari bagaimana teknik membeli saham yang benar.

Tingkat Resiko

  • Reksadana

Karena modal atau dana investor dikelola oleh manajer investasi, maka resiko kerugian relatif lebih rendah dibanding saham. Manajer investasi tentunya harus sudah berpengalaman dan dapat diandalkan dalam urusan mengelola investasi.

  • Saham

Adapun investasi saham memiliki resiko yang lebih tinggi karena modal atau dana harus Anda kelola secara mandiri. Akan tetapi jika Anda telah berpengalaman dan telah lama berkecimpung di dunia saham, barangkali Anda dapat menghindari risiko yang bisa saja terjadi.

Return

  • Reksadana

Di dalam reksadana sebagaimana yang kita ketahui bahwa modal atau dana dikelola oleh manajer investasi, karena itu Anda perlu memberikan fee ataupun imbalan kepada pengelola tersebut. Begitupun Jika Anda ingin melakukan penarikan modal atau dana maka biasanya akan dikenakan potongan.

  • Saham

Inilah salah satu keuntungan berinvestasi saham, Anda tidak perlu membayar fee atau imbalan kepada agen pengelola karena Anda sendirilah yang menjadi pengelola modal atau dana tersebut.

Bukan hanya itu, investasi saham juga memiliki potensi untuk memperoleh return yang lebih besar karena Anda dapat menentukan secara mandiri di mana ingin melakukan investasi. Akan tetapi hal itu tentu dengan catatan Anda telah mengerti dan benar-benar paham terkait mengelola investasi saham.

Minimum Investasi

  • Reksadana

Jika tertarik berinvestasi reksadana maka hal ini dapat Anda mulai dengan minimal Rp100.000. Akan tetapi hal itu tergantung dengan sekuritas yang dipilih.

  • Saham

Minuman pembukaan rekening saham adalah sebesar Rp5.000.000, walaupun ini lebih besar dari minimum investasi reksadana akan tetapi angka tersebut tentunya tidak terlalu besar. Sebelum mengalokasikan harta kekayaan untuk berinvestasi saham, sebaiknya Anda menginvestasikan harta tidak lebih dari 5% dari kekayaan yang dimiliki.

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang perbedaan reksadana dan saham. Semoga pembahasan ini bermanfaat untuk Anda yang ingin melakukan investasi. Sebelum melakukan investasi terlebih dahulu tentunya Anda harus mempelajari hal-hal terkait kedua instrumen investasi tersebut.

Selain yang telah disebutkan diatas, masih ada lagi perbedaan lain dari reksadana dan saham, misalnya terkait pajak, atau proses pencairan. Semoga pembahasan ini bermanfaat dan baca juga artikel lain terkait Perbedaan Saham dan Obligasi yang Wajib Diketahui Sebagai Pebisnis.