,

Perbedaan Saham dan Obligasi yang Wajib Diketahui Sebagai Pebisnis

by -3 views
Pengertian Saham Menurut Para Ahli serta Manfaat dan Resikonya
Pengertian Saham Menurut Para Ahli serta Manfaat dan Resikonya

Di zaman yang sudah sangat kompleks ini, pertumbuhan ekonomi pun terus meningkat. Banyak jenis usaha yang sekarang terus bermunculan, antara lain adalah terkait saham dan obligasi. Akan tetapi masih banyak orang yang awam terkait perbedaan saham dan obligasi, karena itu pada kesempatan ini kita akan membahas perbedaan dari kedua hal tersebut.

Pengertian Saham dan Obligasi

Perbedaan Saham dan Obligasi
Perbedaan Saham dan Obligasi

Dalam pengertiannya, saham adalah surat bukti atau tanda yang menyatakan kepemilikan seseorang terhadap aset dari sebuah perusahaan. Adapun obligasi adalah surat utang perusahaan terhadap penyetor modal dan disertai dengan akad yang berlaku, baik itu bagi hasil ataupun terdapat bunga.

Perbedaan Saham dan Obligasi

Perbedaan Saham dan Obligasi
Perbedaan Saham dan Obligasi

Ada hal-hal mendasar yang membedakan saham dan obligasi. Untuk lebih jelasnya Anda dapat membaca ulasannya ini hingga selesai.

Perbedaan Pertama

Dari pengertian yang telah disebutkan diatas, kita dapat mengambil kesimpulan bahwa saham adalah tanda ataupun bukti kepemilikan terhadap aset perusahaan tertentu. Sedangkan obligasi adalah bukti utang. Dengan begitu kita bisa mengartikan jika memiliki saham adalah pemilik dari sebuah perusahaan tertentu, sementara obligasi hanya memberikan hutang dan bukan menjadi pemilik perusahaan.

Karena dalam mengambil keputusan perusahaan, pemilik saham mempunyai hak suara sesuai dengan jumlah atau nilai sahamnya. Sedangkan penyetor modal obligasi tidak mempunyai hak suara terhadap keputusan perusahaan.

Saat perusahaan mengadakan rapat, maka pemilik saham bisa memberikan pandangannya untuk keberlangsungan bisnis. Hal itu karena dengan mengambil kebijakan berbeda tentu akan memberikan dampak terhadap perusahaan itu secara luas termasuk kepada nilai saham yang dimiliki oleh masing-masing pihak yang terkait.

Perbedaan Kedua

Di dalam saham, pemilik bisa menguasai dengan waktu yang tidak terbatas selama perusahaan tersebut berdiri dan terus menjalankan bisnisnya. Berbeda dengan obligasi, di dalam surat hutang sudah dijelaskan jangka waktu serta akad.

Karena itu saham adalah investasi yang bisa menjadi pilihan Anda karena bisa dimiliki selamanya. Walaupun masih banyak hal yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli saham dan menanam kan modal di perusahaan tertentu.

Hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli saham adalah terkait jenis produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan terkait, kisaran keuntungan, resiko kerugian dan lain sebagiannya. Semua itu harus melalui analisis yang panjang dan cepat.

Perbedaan Ketiga

Di dalam saham, keuntungan yang diperoleh sangat fluktuatif sehingga Anda tidak dapat memperkirakan dengan pastinya besarannya. Keuntungan sangat bergantung dengan laba yang diperoleh oleh perusahaan terkait. Dengan begitu setiap bulannya keuntungan yang didapat bisa berubah-ubah dan tidak selalu konsisten.

Walaupun sebenarnya di dalam obligasi pun bisa demikian, yaitu jenis obligasi bagi hasil. Nah perlu diketahui, di dalam obligasi terdapat dua jenis akad yang biasa digunakan, yaitu bagi hasil dan bunga. Jika bagi hasil maka keuntungan yang diperoleh hampir sama dengan saham, yaitu fluktuatif artinya keuntungan yang didapat sesuai dengan laba dan persentase bagi hasil.

Sedangkan obligasi jenis bunga keuntungannya akan stabil setiap bulan dengan jangka waktu tertentu. Akan tetapi bisnis saham sangat direkomendasikan, di samping resiko yang ada, tetapi karena sifat keuntungan yang fluktuatif Anda bisa mendapatkan laba besar di setiap bulannya.

Perbedaan Keempat

Di dalam saham keuntungan yang diperoleh bisa berupa dividen ataupun selisih harga beli dan jual saham. Laba yang diperoleh sangat fluktuatif dan tidak bisa ditaksir. Harga saham bergantung kepada kondisi ekonomi makro dan mikro, sehingga keadaan ekonomi di suatu negara sangat memberikan efek terhadap harga saham.

Adapun obligasi jenis bunga, maka di awal bunga tersebut harus dikeluarkan terlebih dahulu sebagai biaya. Harga obligasi cenderung lebih stabil akan tetapi keuntungan yang diperoleh pun tidak bisa sewaktu-waktu menjadi tinggi layaknya saham.

Penutup

Nah demikianlah pembahasan tentang perbedaan saham dan obligasi yang semoga bisa menambah wawasan Anda terkait dunia bisnis. Dengan memperhatikan perbedaan di atas, untuk mendapatkan keuntungan yang besar maka saham adalah pilihan bisnis yang bisa Anda coba. Walaupun memang keuntungan yang diperoleh sangat fluktuatif dan tidak stabil.

Terima kasih telah membaca pembahasan ini dan silahkan share kepada teman dan keluarga Anda. Semoga bermanfaat dan baca juga pembahasan lain terkait 7 Faktor yang Mempengaruhi Harga Saham