8 Tips Kemasan yang Bisa Membuat Jualan Makin Laris

by -16 views
Display produk Kinder Joy
Kemasan Kinder Joy yang sangat menarik membuat mereka laris di pasaran

Pernah mendengar cerita seorang bapak protes kepada minimarket, dan mohon agar produk Kinderjoy jangan ditempatkan di area kasir? “Anak saya selalu minta dibelikan Kinderjoy begitu melihatnya di rak kasir,” keluh si bapak. Ini adalah salah satu contoh bagus tentang pentingnya kemasan dalam meningkatkan penjualan. Simak tulisan ini untuk mendapatkan tips jualan laris dengan desain kemasan yang apik.

Mengapa anak-anak selalu tertarik dan berharap banget dibelikan Kinderjoy, rasanya kita paham. Kinderjoy memiliki kemasan yang unik dan menarik di mata anak-anak.

Anda pun bisa menempuh strategi yang sama. Dengan kemasan yang terencana, produk Anda bisa tampil lebih dibandingkan kompetitor. Konsumen dengan mudah mengingat brand Anda, dan jualan pun semakin lancar.

Banyak penelitian yang telah dilakukan dan semua sepakat bahwa konsumen cenderung memilih produk dengan kemasan menarik. Sekarang, tugas Anda adalah membuat kemasan produk Anda – apapun itu – agar tampil menarik di mata konsumen.

 

8 hal wajib untuk membuat kemasan yang menarik

 

1. Mudah dimengerti

Sedemikian banyak produk yang beredar di pasaran. Lihat saja deretan produk di supermarket. Kemasan yang bagus bisa membuat calon pembeli mengenali produk apa yang dijualnya dalam kurang dari 4 detik. Lebih dari itu, para ahli bilang semakin kecil untuk membuat penjualan. Anda harus membuat desain sedemikian sehingga calon konsumen bisa langsung tahu produk dan brand Anda.

 

2. Kemasan yang aman bagi produk

Tentunya Anda tidak mau konsumen mengalami kesulitan karena teh boba yang mereka beli bocor kemasannya di jalan. Anda harus memperhatikan sisi keamanan ini untuk memastikan produk Anda sampai ke tangan konsumen tanpa kurang suatu apa. Juga selama konsumen menggunakan produk Anda, mereka harus merasa aman dan nyaman.

 

3. Jualan laris dengan warna yang tepat

Teori psikologi warna sejak lama dikenal dalam upaya meningkatkan penjualan. Anda bisa memilih warna yang tepat sesuai dengan imaji yang Anda harapkan. Berdasar penelitian, 90% pembelian spontan dipicu oleh warna. Sering ‘kan, Anda mendengar anak sekolan berseru, “Duh, warnanya centil amat, gemes deh!”

 

4. Buat sebagian kemasan transparan

Terlebih untuk produk Anda yang baru masuk pasaran. Orang belum banyak yang tahu dan kenal brand Anda. Apabila mereka dapat mengintip produk di dalam kemasan, mereka akan lebih teryakinkan bahwa produk Anda berkualitas. Selanjutnya, mereka akan terdorong untuk membeli. Tips jualan laris ini dijamin manjur untuk usaha baru Anda.

 

5. Info lengkap

Terutama tentang kandungan bahan produk dan juga lisensi dari badan pemerintah, seperti label halal dari MUI. Info lengkap akan membuat konsumen merasa yakin dan tidak ragu lagi membeli produk Anda. Cara pemakaian produk pun baiknya Anda cantumkan. Yang paling penting adalah tanggal kadaluwarsa.

 

6. Kata-kata yang jelas dan tepat sasaran

Istilah kerennya: copy writing-nya kudu oke! Jangan bertele-tele dalam membuat copy yang akan Anda cantumkan di kemasan muka. Konsumen tidak punya banyak waktu untuk mencerna kata-kata indah Anda. Mereka harus langsung mengenali produk Anda dan membentuk imaji tentang brand Anda di benak mereka.

 

7. Kemasan dengan bahan berbeda dan terjangkau

Tips jualan laris: hindari kotak styrofoam
Hindari penggunaan kemasan styrofoam karena merusak lingkungan

Bahan yang populer untuk kemasan seperti kertas, plastik dan styrofoam. Jika produk Anda berupa produk yang mentargetkan pembeli ramah lingkungan, misalnya makanan vegetarian, jangan menggunakan plastik atau styrofoam. Gunakan bahan lain seperti karton dari kertas daur ulang, atau boleh juga dari daun pisang atau daun jati. Ini akan meningkatkan apresiasi konsumen terhadap produk Anda.

 

8. Bentuk yang sesuai dengan produk

Ternyata, bentuk kemasan mempengaruhi sensor pembeli. Produk yang berbau maskulin biasanya berupa kotak yang tegas, sementara produk yang feminin seringkali lebih bergelombang atau kotak dengan sudut yang tidak tajam. Ternyata bentuk kemasan mempengaruhi imaji yang diterima oleh otak kita, dan selanjutnya mempengaruhi keputusan untuk membeli.

 

Jangan meremehkan kemasan produk. Konsumen bisa saja komplain karena kripik yang mereka pesan hancur di tengah pengiriman, misalnya. Anda bisa menghindari komplain semacam ini dengan menyediakan kemasan yang bagus.

Sebaliknya, konsumen bisa juga jatuh hati pada produk Anda hanya karena awalnya tertarik pada kemasan yang lucu. Manfaatkan ini dengan membuat desain yang membuat produk Anda menonjol dibandingkan produk lainnya. Niscaya, jualan makin laris setelah Anda menerapkan 8 tips di atas. Jangan lupa juga untuk simak tips jualan makin laris selalu di Infobiznis.