, , ,

Yasa Singgih, Pengusaha Muda di Balik Kesuksesan Men’s Republic

by -4 views
Pengusaha Muda
Foto: Finansialku

Apa yang ada di benak kalian ketika mendengar nama Yasa Singgih? Buat kamu penggila fashion, tentu sudah tak asing lagi dengan nama yang satu ini. Yasa Singgih merupakan pengusaha muda pendiri brand Men’s Republic. Yakni salah satu merek fashion pria ternama yang menyasar konsumen kelas menengah.

Keberhasilannya dalam mengembangkan brand Men’s Republic berhasil membawanya mengusung penghargaan sebagai The Youngest Forbes 30 Under 30 Asia in Retail & E-commerce Category 2016. Namun, kesuksesannya ini tentu saja tak diperolehnya dengan mudah maupun cara yang instan. Jatuh bangun dalam dunia bisnis tentunya harus terlebih dulu ia rasakan. Namun, hal itulah yang justru mengantarnya hingga ke puncak kesuksesan yang sekarang dan menjadi salah satu inspirasi bagi para calon pengusaha muda lainnya.

Sekilas Tentang Yasa Singgih

pengusaha muda
Foto: Warta Ekonomi

Yasa Paramitha Singgih atau yang biasa dipanggil Yasa Singgih merupakan putra dari pasangan Marga Singgih dan Wanty Sumarta. Pria yang lahir di Bekasi 23 April 1995 ini memiliki dua orang saudara yaitu, Prajna, dan Viriya. Yasa sendiri merupakan anak terakhir.

Yasa berasal dari keluarga yang sederhana. Ayah dan Ibunya merupakan pekerja kantoran biasa. Kehidupan Yasa sendiri sama seperti anak remaja pada umumnya. Hingga suatu hari penyakit jantung ayahnya semakin memburuk yang mengharuskan ayahnya melakukan operasi ring. Namun, Marga Singgih menolaknya. Ia lebih memilih menggunakan uang operasinya untuk kebutuhan pendidikan anak-anaknya. Setelah kejadian itu, Yasa yang  masih duduk di bangku SMP mulai memikirkan cara untuk menghasilkan uang sendiri. 

Perjalanan Karir Yasa Singgih

Langkah pertama yang diambil Yasa Singgih yaitu bekerja menjadi Master of Ceremony. Ia menjadi MC di acara ulang tahun teman-temannya, talkshow, seminar, dan acara lainnya dengan bayaran sekitar Rp 350 ribu saat itu. Ia juga mulai terjun ke dalam dunia usaha dengan berjualan lampu warna-warni selama beberapa bulan. Namun, usaha ini tak berlangsung lama karena terdapat masalah pada supplier-nya.

Kemudian, ia mencoba peruntungan dengan berjualan kaos. Yasa belajar membuat desain kaosnya sendiri. Setelah desain kaosnya jadi, ia memberikan desain itu kepada temannya yang orang tuanya memiliki usaha konveksi untuk dibuatkan kaos. Sayangnya dari 24 kaos yang ia jual, hanya laku 2 buah saja. Dan salah satu pembelinya adalah ibunya sendiri. Ia juga sempat memborong lusinan pakaian di Tanah Abang untuk dijual lagi. Dari keuntungan berjualan kaos itulah ia berhasil mengumpulkan modalnya.

Pada tahun 2012, Yasa Singgih mendirikan kafe bernama ‘Ini Teh Kopi’ di daerah Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Cafe ini bisa dibilang cukup sukses karena berhasil mendirikan cabang hanya dengan waktu beberapa bulan saja setelah kafe pertama didirikan. Namun, kesibukan Yasa Singgih sebagai pelajar SMA dan usaha kaosnya, membuat kafenya perlahan bangkrut. Bahkan Yasa harus menggunakan uang keuntungan berjualan kaos untuk menutupi kerugian kafe. Dari kejadian itu, Yasa belajar jika ia ingin menjadi pengusaha muda yang sukses dari nol, ia harus fokus pada satu hal terlebih dahulu.

Awal Mula Terbentuknya Men’s Republic

Pengusaha muda
Foto: Bisnis.com

Setelah ia menyelesaikan Ujian Nasional, Yasa mulai meneliti data penjualan kaosnya selama ini. Ia mencari tahu apa permasalahan dan apa hal yang bisa dimanfaatkan dari usahanya. Ia menemukan jika konsumennya kebanyakan berasal dari remaja berusia 19-25 tahun dengan daya beli kurang dari 500 ribu. 

Setelah melakukan berbagai riset, Yasa Singgih akhirnya mengubah strategi bisnisnya. Ia memutuskan untuk berjualan sepatu dan bekerja sama dengan salah satu pabrik pembuat sepatu di kotanya.

Ia juga dengan giat merancang siapa saja yang menjadi target konsumennya, serta menyesuaikan harga menurut daya beli targetnya. Yasa menargetkan produknya kepada kalangan anak muda dan mematok harga dibawah 500 ribu.  Ia sendiri memakai label Men’s Republic pada produknya dan fokus dengan promosi secara online.

Tak disangka, usaha sepatu milik Yasa berkembang sangat pesat. Men’s Republic berhasil menjual ratusan pasang sepatu setiap bulannya dengan omzet ratusan juta rupiah. Tak hanya sepatu, Men’s Republic kini juga menjual kaos, tas, pakaian dalam, dan kebutuhan pria lainnya. 

Sukses Ala Pengusaha Muda Yasa Singgih

Untuk mencapai posisi Yasa Singgih saat ini tentu saja tak mudah. Berkat kerja keras dan keuletannya akhirnya Yasa berhasil menjadi pengusaha muda yang sukses. Ia sering diminta menghadiri seminar untuk membagikan kisah inspiratifnya kepada orang-orang.  Pria ramah itu pun dengan senang hati membagikan beberapa tips bagaimana menjadi pengusaha muda yang sukses dari nol.

Menurut pengusaha muda itu, bisnis tidak cukup hanya dengan niat, tapi juga konsep yang kuat. Konsep yang kuat dan jelas akan sangat  membantu kita dalam mengembangkan usaha dimasa depan. Ketahuilah seluk beluk dari produk yang akan kita jual. Lakukanlah banyak riset seperti siapakah target konsumen kita, berapa daya beli masyarakat, dan analisis permasalahan yang mungkin akan muncul. Dan yang paling penting, jangan takut gagal. Kegagalan justru dapat menjadi aset jika kita mampu belajar dari kegagalan itu sendiri.